JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Tegaskan Tak Ada Rekrutmen Satgas, BPBD Sragen : Isu Bayaran Adalah Fitnah

Tegaskan Tak Ada Rekrutmen Satgas, BPBD Sragen : Isu Bayaran Adalah Fitnah

128
BAGIKAN
ilustrasi. Foto : Dok

SRAGEN—Petinggi di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen membantah rumor yang beredar soal rekrutmen satuan petugas (satgas) BPBD yang disebut ditumpangi bayaran.

Kepala BPBD Sragen sekaligus Sekda Tatag Prabawanto menegaskan, rumor yang dihembuskan lewat kiriman SMS di kolom Rakyat Bicara harian Joglosemar beberapa waktu lalu itu adalah fitnah belaka.

“Jadi kami tegaskan bahwa apa yang ditulis oleh oknum pengirim itu tidak benar. Kepala Harian BPBD (Sigit Dwi Kartanto) sudah saya konfirmasi dan tidak ada rekrutmen satgas, apalagi pakai bayar-bayaran,” katanya, Senin (17/7/2017).

Ia juga meluruskan bahwa tudingan adanya bayaran dalam rekrutmen satgas BPBD itu sangat tidak berdasar.

Pasalnya, selain tidak ada rekrutmen satgas selama 2017, selama ini satgas BPBD juga tidak mendapatkan gaji dan status mereka pun hanya relawan kemanusiaan.

Sehingga teramat mustahil ketika relawan yang bertugas untuk kemanusiaan, harus membayar sejumlah uang hanya demi bisa menjadi satgas. Ia juga mengaku tengah menelisik dan sudah mendapat laporan mengenai siapa yang menyebar rumor tersebut.

“Satgas itu sudah diangkat sejak awal berdirinya BPBD tahun 2016. Setelah itu tidak ada rekrutmen lagi. Selama ini mereka juga nggak dapat gaji, cuma diberi stimulan saja. Makanya sekali lagi kalau ada yang bayar, bayare nang sopo ketemukan dengan saya. Jangan hanya ingin mendiskreditkan seseorang dengan menyebar kabar fitnah seperti itu,” tukasnya.

Senada, Kepala Harian BPBD Sragen, Dwi Sigit Kartanto juga memastikan sejak dirinya menjabat kepala harian awal 2017, tidak ada rekrutmen satgas. Dari total 25 orang satgas yang ada di BPBD saat ini, semuanya adalah rekrutmen sejak awal BPBD berdiri 2016 lalu.

Ia juga memastikan tudingan adanya bayaran atau rekrutmen lewat perantara oknum legislatif itu sama sekali tidak benar.

“Nggak ada itu. Waktu saya masuk ke sini satgas sudah ada dan tidak ada rekrutmen lagi,” tandasnya.

Wardoyo