JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Terbelit Utang, 4 Aset Juragan Material Dieksekusi

Terbelit Utang, 4 Aset Juragan Material Dieksekusi

1190
BAGIKAN
Joglosemar | Wardoyo
EKSEKUSI ASET—Tim juru sita PN Sragen melakukan eksekusi pengosongan aset milik salah satu juragan material asal Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Senin (17/7/2017).


SRAGEN—
Nasib tragis dialami Supriyadi, juragan material asal Dukuh Dedegan, Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang. Gara-gara bermasalah dengan pinjamannya di Bank HSBC Indonesia (dulu bernama PT Bank Ekonomi Raharja), empat aset bangunan dan pekarangannya terpaksa dieksekusi paksa.

Beruntung proses eksekusi yang sempat dikhawatirkan diwarnai perlawanan, berlangsung lancar tanpa ada konflik. Informasi yang dihimpun di lapangan, eksekusi berlangsung relatif kondusif. Eksekusi dilakukan oleh juru sita Pengadilan Negeri (PN) Sragen dengan dihadiri kuasa hukum dari PT Bank HSBC selaku pemohon, Yohanes Hery Susanto.

Setelah dibacakan putusan penetapan eksekusi oleh juru sita PN Sragen Maryono, tim kemudian melakukan eksekusi atas empat aset bangunan dan pekarangan milik termohon. Eksekusi berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 10.45 WIB dengan dikawal aparat dari Polsek setempat.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi mengatakan, eksekusi dilakukan berdasarkan penetapan ketua PN tertanggal 3 Juli 2017. Adapun empat bangunan atau pekarangan yang disita milik termohon berada di dua lokasi dan terdiri dari empat sertifikat.

Lokasi eksekusi aset yang berupa tanah dan bangunan berada di Dukuh Dedegan RT 2 RW I dan eksekusi aset berupa pekarangan di Dukuh Bulak Asri RT 3 RW I, semuanya atas nama termohon dan istrinya. Berdasarkan data yang tertera di sertifikat, empat aset itu masing-masing seluas 192 meter persegi, 238 meter persegi, 580 meter persegi, dan 258 meter persegi.