JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Terkuak, Motif Teror Penembakan di Sragen Ternyata Diduga Karena Ini

Terkuak, Motif Teror Penembakan di Sragen Ternyata Diduga Karena Ini

3287
Mobil milik rekanan Priyo Budi Sambodo yang tertembus bekas peluru usai diberondong tembakan, Jumat (21/7/2017). Foto/istimewa

SRAGEN– Teka-teki soal motif teror penembakan rumah Priyo Budi Sambodo (36), warga Banjar Asri RT 4/10, Nglorog, Sragen, Jumat (21/7/2017) pagi pukul 04.30 WIB perlahan mulai menemukan titik terang. Indikasi yang santer beredar, motif teror penembakan rumah mantan aktivis LSM yang belakangan disebut berkecimpung di dunia rekanan jasa konstruksi, itu disebut-sebut tak jauh dari urusan proyek dan seluk beluknya.

Indikasi itu seolah menemukan jawaban ketika salah satu senior rekanan di Sragen berinisial HD, mengungkap bahwa dua hari lalu, sempat ditelepun oleh salah satu pelaku penembakan. Dalam telepunnya, oknum pelaku itu sempat mengisyaratkan meminta jatah namun dengan bahasa isyarat “minta mengerti”.

Bahkan, HD yang dikenal dekat dengan Priyo (korban), juga mengaku sempat didatangi oleh pelaku di rumahnya di Sragen juga dengan permintaan yang sama.

“Iya memang sempat menelepon bilangnya pokoknya cuma minta mengerti. Bahkan datang ke rumah saya juga. Bilangnya ya itu cuma minta mengerti saja,” ujar HD kepada Joglosemar,  Jumat (21/7/2017).

Dugaan adanya motif bernuansa proyek dan jatah itu juga diperkuat dari analisa sejumlah perwira TNI yang ditemui seusai mengecek TKP. Salah satu perwira TNI asal Sragen, Kapten M, menuturkan dua hari sebelum kejadian, salah satu pelaku diketahui sempat menelepon salah satu rekanan yang diseniorkan di Sragen.

“Kurang lebih ya begitu. Data sementara, dua hari lalu pelaku sempat menelepon bilangnya minta mengerti tapi nggak direspon,” tukasnya.

Sementara, Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman mengungkapkan saat ini pihaknya masih mengintensifkan penggalian keterangan untuk menguak motif dari insiden teror penembakan tersebut. Hanya saja, ia menyampaikan salah satu pelaku yang berasal dari sipil yakni SY alias KPK (40), memang diketahui ada beberapa permasalahan yang saat ini juga tengah didalami oleh polisi.

“Iya, ini masih kami dalami dan kembangkan dulu,” terangnya.

Perihal motif beraroma jatah dan proyek yang santer beredar, Kapolres belum bisa memastikan. Akan tetapi ia mengisyaratkan tidak menutup kemungkinan ada indikasi ke arah motif itu.

“Tapi pastinya nanti tunggu hasil pengembangan terlebih dahulu,” tukasnya.

Seperti diberitakan,  warga Kampung Banjar Asri, Nglorog, Sragen digegerkan dengan insiden teror berondongan tembakan ke salah satu rumah warga,Priyo Budi Sambodo (36). Berondongan tembakan dari senapan itu diketahui dilepaskan oleh dua orang pelaku mengendarai sepeda motor.

Informasi yang dihimpun di lapangan, teror tembakan itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB selepas subuh.  Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. 

Berondongan tembakan yang diduga sengaja untuk meneror itu diketahui terdengar beberapa kali. Tembakan diarahkan ke mobil dan rumah korban.

Tembakan mengenai bagian belakang mobil Chevrolet AD 9213 MN yang diparkir di garasi.  Empat peluru menembus bagian belakang hingga tembus ke jok bagian depan. Dua tembakan lain mengenai tiang teras bagian depan. (Wardoyo)

BAGIKAN