JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen TEROR PENEMBAKAN SRAGEN: Ini Daftar Barang Bukti Yang Diamankan. Ada Ciu dan...

TEROR PENEMBAKAN SRAGEN: Ini Daftar Barang Bukti Yang Diamankan. Ada Ciu dan Uang Ratusan Ribu Juga

1359
Barang bukti senjata api, peluru dan perangkat lain yang digunakan dalam aksi teror penembakan sudah diamankan di Mapolres Sragen Sabtu (22/7/2017). Jogloemar/Wardoyo

SRAGEN– Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman mengungkapkan dari hasil olah TKP kasus teror penembakan di rumah rekanan Priyo Dwi Sambodo (36) di Banjar Asri, Nglorog, Sragen, tim mengamankan sejumlah barang bukti.

Diantaranya, 10 butir selongsong peluru dan proyektil yang berserakan di teras rumah, mobil dan di tangga rumah korban. Jumlah itu klop dengan kesaksian beberapa warga yang mendengar 10 kali letusan pada saat kejadian.

Mengenai perkenaan tembakan, Kapolres menyampaikan enam peluru diketahui mengenai mobil Chevrolet milik korban yang diparkir di garasi. Sedangkan sisanya mengenai teras rumah, tangga dan ditemukan di depan toko Sumber Logam. Seluruh barang bukti selongsong, peluru, proyektil dan senpi sudah diamankan untuk selanjutnya akan dilakukan uji balistik di Puslabfor Polda Jateng.

“Jadi pas. Ada tujuh selongsong yang ditemukan di TKP rumah korban. Yang tiga peluru ditembakkan di luar untuk peringatan dulu. Senpi yang digunakan jenis FN dan yang berperan melakukan penembakan adalah tersangka S alias K (KPK),” terang Kapolres Sabtu (22/7/2017).

Saat ini tersangka SY alias KPK masih dalam perawatan intensif di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Yang bersangkutan mengalami patah tulang dan baru selesai menjalani operasi tulang pada Jumat (21/7/2017) malam.

Sedangkan oknum TNI AU, sudah diserahkan ke Denpom Solo dan Pom TNI-AU yang selanjutnya akan menangani proses terhadap oknum tersebut. Perihal perolehan senjata api, Kapolres mengaku pihaknya sudah mengantongi data darimana asal muasal senpi diperoleh. Namun untuk kepentingan pengembangan penyelidikan, hal itu untuk sementara belum bisa disampaikan.

“Makanya kita akan lakulan pemanggilan dan pemeriksaan pihak-pihak terkait dari hasil pengembangan keterangan saksi yang telah diperiksa. Terutama pihak yang pernah dimintai atau dikenai oleh perbuatan tersangka,” tandasnya.

Soal apakah ada actor intelektual diluar dua pelaku dalam kasus teror ini, Kapolres mengatakan belum bisa berkomentar. Menurutnya saat ini pihaknya masih mengintensifkan pengembangan penyelidikan untuk menuntaskan kasus tersebut.

Komandan Lanud Adi Soemarmo, Kolonel Pnb M. Tonny Harjono, Jumat (21/7) membenarkan bahwa MM adalah anggota TNI-AU yang masih aktif bertugas di Lanud Adi Soemarmo Solo. Hal itu diketahui dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh tim khusus yang dikirimnya ke Sragen sesaat setelah kejadian.

“Memang benar, kami sudah menerima laporan terkait kasus itu. Dia (MM) adalah anggota kami dan kami sudah menindaklanjuti dengan mengirimkan personel untuk mendalami kasus tersebut,” tukasnya. (Wardoyo)

BERIKUT DAFTAR BARANG BUKTI YANG DIAMANKAN POLISI:

– Serpihan peluru di teras rumah Priyo Dwi Sambodo (36)
– Serpihan peluru di dalam jok mobil Chevrolet milik korban
– 1 buar seprihan proyektil di teras rumah korban
– Serpihan peluru di taman teras rumah korban
– Serpihan pelusu di tangga rumah korban
– Serpihan peluru di depan rumah korban
– 2 butir selongsong peluru di depan Toko Sumberlogam
– 1 proyektil dan serpihan peluru di dalam mobil korban
– Dua buah magazine
– 10 selongsong peluru
– Sebuah pistol jenis FN tanpa nomor register
– Uang tunai ratusan ribu rupiah
– Sepeda motor Honda Beat AD 4244 RA yang dikendarai pelaku
– Miras jenis ciu yang diduga sempat dikonsumsi oleh pelaku
SUmber: POlres Sragen

BAGIKAN