JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Tertangkap Bandari Pil Koplo, Buruh PT DMST Langsung Dipecat

Tertangkap Bandari Pil Koplo, Buruh PT DMST Langsung Dipecat

823
BAGIKAN
BANDAR PIL KOPLO- Dua tersangka yang satu diantaranya adalah buruh PT DMST Plumbon, saat diamankan karena terlibat menjadi penyuplai pil koplo ke kalangan buruh di pabrik itu, rabu (26/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Buruh pabrik PT Delta Merlin Sandang Tekstil (DMST) III
Plumbon, Sambungmacan, Gannes Setyanto alias Genjik (27), yang tertangkap menjadi bandar pil koplo, langsung dipecat dari pabrik tempatnya bekerja.

Manajer PT DMST III Plumbon, Ivan mengungkapkan karena sudah ditangani
kepolisian, manajemen memang langsung memecat buruh asal Dukuh Kenatan, RT 13, Desa Bumiaji, Gondang itu. Ia juga meluruskan bahwa tersangka digerebek di tempat kosnya dan di luar lokasi pabrik.

Menurutnya kasus itu sudah di luar ranah perusahaan. Pihaknya juga menyerahkan penanganan kasus itu ke pihak kepolisian dan manajemen tidak ikut campur.

“Sudah langsung disanksi itu (pecat). Itu sudah di luar sepengetahuan perusahaan,” paparnya Kamis (28/7/2017).

Ivan menguraikan sebagai tindaklanjut, manajemen berencana akan menggelar tes urine terhadap sekitar 2.000 buruh yang ada di PT DMST III. Tes urine dimaksudkan untuk mengetahui apakah ada buruh yang mengkonsumsi obat yang masuk kategori larangan tersebut.

Menurutnya, selama ini manajemen sebenarnya sudah cukup antisipatif dengan melarang buruh membawa tas atau barang ke lingkungan pabrik.

“Nanti kami akan kerjasama dengan Polsek untuk itu (tes urine). Mungkin secara berkala dan bertahap. Selama ini sebenarnya sudah ketat, semua barang bawaan dan tas harus ditaruh di parkiran nggak boleh dibawa masuk pabrik,” urai Ivan.

Ia berharap pemecatan Gannes itu menjadi pembelajaran dan peringatan buruh lainnya. Bahwa manajemen tidak akan mentoleransi pelanggaran berat mengedarkan obat terlarang dan berharap kejadian serupa tidak terulang oleh buruh lainnya. Wardoyo