Tragis, Digasak Mobil Misterius, Buruh Pabrik di Sragen Tewas Dengan...

Tragis, Digasak Mobil Misterius, Buruh Pabrik di Sragen Tewas Dengan Separuh Wajah Begini..

5496
Ilustrasi wanita korban kecelakaan maut

SRAGEN– Kecelakaan maut yang merenggut korban jiwa terjadi di jalur Ring Road Utara Sragen, tepatnya di Tegrat, Senin (14/7/2017) pagi. Seorang buruh pabrik rokok, Nur Wita Sari (27) tewas mengenaskan setelah menjadi korban tabrak lari truk tak dikenal.

Ironisnya, buruh pabrik asal Dukuh Mbago RT 16/3, Ngepringan, Jenar itu ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan. Saat kali pertama dievakuasi, wajah korban nyaris tak bisa dikenali karena hampir separuh wajahnya mengalami luka sobek.

Tragisnya, mobil penabrak yang diduga jenis suzuki Carry langsung kabur dan meninggalkan korban yang hendak berangkat kerja itu dengan kondisi luka parah dengan separuh wajah amblas. Kondisi jalur yang masih pagi dan sepi, membuat kejadian kecelakaan lepas dari saksi mata dan pelaku kabur.

Baca Juga :  Avanza Rombongan Mahasiswa Duel Dengan Bus Gandhos di Sragen, Ini Daftar Korbannya

Informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan maut itu terjadi sekira pukul 05.15 WIB. Korban diketahui hendak berangkat kerja dengan mengendarai Honda Revo AD 6602 YN.

Korban melaju dari arah timur. Sesampai di lokasi kejadian melaju dari arah berlawanan mobil tak dikenal dengan kecepatan tinggi. Entah darimana mulanya, mobil kemudian menggasak korban hingga terkapar di jalan.

“Kalau melihat bekas goresannya, kelihatannya yang menabrak jenis Carry. Tapi tidak ada saksi mata yang melihat pas kejadian. Korban diketahui sesaat setelah kejadian sudah dalam kondisi meninggal dunia. Truk sempat kita kejar dan kita lacak sampai di Pos Jati
(Sambungmacan) tapi tidak terkejar,” papar Kasatlantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti melalui Kanit Laka Iptu Sudarmaji, Senin (24/7/2017).

Baca Juga :  Kedok Bandar Pil Koplo Asal Sragen Ini Terbongkar Gara-gara Kecelakaan di Jalan Raya Sukowati

Sementara, Kepala Markas PMI Sragen Dwi Purwanto melalui Koordinator Tim Sukarelawan, Endro menguraikan sesaat setelah kejadian, tim PMI bersama kepolisian dan PSC/SPGDT langsung menuju lokasi melakukan evakuasi korban.

Untuk korban tabrak lari di Tegrat, kondisinya mengalami luka sobek 15 sentimeter di bagian pelipis kanan, pipi kiri sobek 10 sentimeter, pendarahan hidung, patah tulang leher, dan luka sobek di bagian kaki.

Seusai dilakukan visum, jasad kedua korban langsung diserahkan ke pihak kerabat untuk dimakamkan. Wardoyo

BAGIKAN