Tragis, Usai Berlebaran, Ibu dan Anak Asal Kalijambe Sragen Tewas Digasak...

Tragis, Usai Berlebaran, Ibu dan Anak Asal Kalijambe Sragen Tewas Digasak Kereta Api

3154
Anggota Satlantas Polres Sragen bersama tim saat mengevakuasi jasad ibu dan anak asal Kalimacan, Kalijambe yang tewas digasak KA di perlintasan tanpa palang Dukuh Siboto, Kalijambe, Sabtu (1/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– kecelakaan maut di perlintasan tanpa palang, kembali terjadi di Sragen, Sabtu (1/7/2017) pagi. Kali ini, dua orang perempuan, ibu dan anak asal Desa Kalimacan, Kalijambe tewas mengenaskan setelah digasak kereta api (KA) Mantap Lebaran.

Kecelakaan maut itu terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Dukuh Siboto, RT 11, Kalimacan, Kalijambe, pukul 08.08 WIB.

Dua korban tewas itu masing-masing Patemi (60) warga Dukuh Malangan RT 14, Kalimacan dan putrinya, Sumarsih (40). Keduanya meregang nyawa usai dihantam KA Mantap Lebaran bernomor Loko 10084 jurusan Jakarta-Surabaya yang dimasinisi Eka Nurdiyantoro.

“Kedua korban berboncengan dengan sepeda motor Mio AD 3489 MU dari arah timur. Saat menyeberang di perlintasan Siboto, nggak tahunya dari arah utara melaju Kereta Api Mantap Lebaran. Karena jarak sudah dekat, motor tak bisa menghindar dan tertabrak, ” papar Kasie Trantib Kalijambe, Agus Subagyo, kemarin.

Benturan keras membuat ibu dan anak itu tewas dengan luka parah di sekujur tubuhnya. Sementara sepeda motor juga ringsek dan hancur.

Sesaat setelah kejadian, korban langsung dievakuasi tim Satlantas Gemolong dan dibawa ke RS Yakssi Gemolong. Kades Kalimacan, Rodli Slamet membenarkan dua warganya yang tewas di perlintasan Siboto itu. Wardoyo

BAGIKAN
  • Johan Wahyudi

    Innalillah…