JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Wacana Mutasi PNS Usai Lebaran, Dewan Berharap Penilaian Kinerja Obyektif

Wacana Mutasi PNS Usai Lebaran, Dewan Berharap Penilaian Kinerja Obyektif

43
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
Puluhan pegawai negeri sipil menggunakan pakaian batik saat mengikuti upacara peringatan Hari Batik di Balaikota Solo, Senin (3/10).

SOLO – Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Perpangkatan) Surakarta diminta melakukan penilaian obyektif terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu terkait wacana mutasi yang digulirkan pemerintah kota Surakarta dan akan direalisasikan pasca-Lebaran ini.

Menurut Ketua Fraksi Demokrat Nurani Rakyat (FDNR), Supriyanto, Baperjakat harus benar-benar melaksanakan tugasnya memantau kinerja para ASN di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Pemkot Surakarta akan melakukan evaluasi kinerja para ASN tersebut pasca perombakan yang dilakukan enam bulan lalu yaitu 1 Januari. Maka penilaian harus obyektif, jangan hanya berdasarkan atas dasar suka dan tidak suka saja. Penilaian harus dilakukan dengan benar sesuai dengan bidangnya. Sekaligus juga berdasar atas tupoksi (tugas pokok dan fungsi, red) yang selama ini dilaksanakan,” paparnya, Senin (3/7/2017).

Supri menegaskan, mutasi rutin memang perlu dilakukan. Pasalnya, pergeseran tersebut dilakukan dengan tujuan mengevaluasi kinerja sekaligus mengisi kekosongan yang ada dalam jabatan di tiap OPD.

“Mutasi itu untuk evaluasi sekaligus mengisi kekosongan. Terutama kekosongan yang terjadi pada eselon III yang ternyata banyak yang pensiun. Di samping itu perlunya penempatan personel yang harus sesuai dengan keahlian dan bidangnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Sugeng Riyanto menilai selain penilaian kinerja, pergeseran ASN harus diprioritaskan untuk memaksimalkan pelayanan yang optimal.

“Pelayanan untuk masyarakat harus mengutamakan profesionalisme. Maka budaya kerja yang profesional harus menjadi poin utama yang patut untuk dilaksanakan,” paparnya. Berdasarkan informasi yang beredar, evaluasi akan dilakukan jajaran Pemkot Surakarta secara berjenjang mulai dari staf hingga Kepala OPD.

#Triawati Prihatsari Purwanto