JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Wah, 30% Satpam Karanganyar Yang Tak Bersertifikat Bakal Dicopot!

Wah, 30% Satpam Karanganyar Yang Tak Bersertifikat Bakal Dicopot!

135
BAGIKAN
Dok
AKBP Ade Safri Simanjuntak


KARANGANYAR—
Polres Karanganyar mengingatkan kepada para satpam yang belum bersertifikat pendidikan dasar (diksar) untuk segera mengikuti diksar. Pasalnya, sertifikat itu menjadi salah satu indikator kompetensi seorang satpam sehingga yang tidak memilikinya tidak menutup kemungkinan bisa dicopot dari profesinya.

Penegasan itu disampaikan oleh Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak di sela-sela pembukaan Diksar Satpam Gada Pratama pola 232 jam pelajaran tingkat Polda Jateng di kompleks Masjid Agung Karanganyar, Selasa (25/7/2017). Tercatat sebanyak 64 orang satpam turut ambil bagian dalam diksar gelombang dua pada 2017 tersebut.

Seusai membuka diksar, Kapolres mengungkapkan, berdasarkan pendataannya, sekitar 30 persen satpam di Karanganyar belum mengantongi sertifikat diksar. Mereka diketahui bertugas di perusahaan, objek vital, dan sejumlah lokasi. Karenanya, dia meminta perusahaan mengikutsertakan satpam pada diksar jika tidak ingin satpam yang bersangkutan dipensiunkan dari profesinya.

“Kami imbau perusahaan yang belum mengikutsertakan satpam untuk ikut diksar. Kalau tidak mengindahkan, kami akan copot seragam satpam. Nanti akan kami ganti batik,” tegas Kapolres.

Menurutnya, diksar menjadi bagian penting untuk membekali satpam tidak hanya dengan keahlian, namun juga sikap (attitude) dan pengetahuan. Tiga aspek itu dinilai krusial untuk menunjang tugas dan fungsi satpam sebagai satuan untuk pengamanan di sebuah lingkungan institusi atau objek vital.

Wadir Binmas Polda Jateng, Bambang Murdoko mengungkapkan, sebanyak 3.800 orang satpam se-Jateng sudah bersertifikasi. Dia mengklaim jumlah itu sudah 50 persen dari total satpam di Jateng. “Setiap bulan kami cek ke lapangan. Satpam ini membantu tugas kepolisian. Makanya mereka dibekali supaya kemampuannya meningkat. Mereka ini pengamanan awal apabila terjadi peristiwa,” ungkap Bambang. # Wardoyo