JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Wah, 8 Puskesmas di Sragen ini Krisis Dokter

Wah, 8 Puskesmas di Sragen ini Krisis Dokter

296
Ilustrasi


SRAGEN
– Krisis tenaga medis melanda 8 Puskesmas di Kabupaten Sragen. Sebanyak lima Puskesmas hingga kini belum memiliki dokter gigi sedang tiga lainnya masih kekurangan dokter umum.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), Hargiyanto mengungkapkan,
tiga Puskesmas yang kekurangan dokter umum itu masing-masing Puskesmas Sukodono, Gesi dan Mondokan. Sedangkan lima Puskesmas yang belum memiliki dokter gigi antara lain Puskesmas Masaran 2, Puskesmas Jenar, Puskesmas Plupuh 2 dan Mondokan.

“Total Puskesmas kita ada 25 Puskesmas. Yang kurang dokter umum ada tiga Puskesmas, lalu yang 5 Puskesmas belum ada dokter giginya,” paparnya Selasa (18/7/2017).

Menurutnya untuk kebutuhan dokter umum, mengacu ketentuan, mestinya di setiap Puskesmas harus ada dua dokter umum. Sementara di lima Puskesmas itu hanya memiliki satu dokter umum.

Sedangkan untuk dokter gigi, mestinya setiap Puskesmas ada satu dokter gigi. Karena belum ada, untuk sementara pelayanan poliklinik gigi di lima Puskesmas itu diampu oleh dokter gigi dari Puskesmas terdekat dengan jadwal pelayanan satu kali sepekan.

Perihal krisis tenaga medis itu, Hargiyanto mengatakan nantinya kemungkinan akan dilakukan rekrutmen dengan anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di masing-masing Puskesmas. Menurutnya status BLUD penuh yang sudah diraih di semua Puskesmas pada Mei lalu, memberi peluang bagi setiap Puskesmas untuk melakukan rekrutmen tenaga dan kebutuhannya secara mandiri.

“Karena kalau mengharapkan rekrutmen PNS kan belum ada. Sehingga solusinya nanti ya mungkin direkrut dari anggaran BLUD itu. Selain tenaga dokter yang penting juga adalah ketersediaan sopir ambulans. Karena saat ini masih banyak Puskesmas yang baru punya satu sopir. Padahal idealnya sopir nggak mungkin bertugas 24 jam penuh,” terangnya.

Perihal kapan rekrutmen digelar, Hargiyanto menyampaikan saat ini masih menunggu Peraturan Bupati (Perbup) soal rekrutmen tenaga BLUD yang kini tengah dalam proses. Ia berharap sebelum akhir tahun 2017, rekrutmen tenaga di atas sudah bisa digelar.

“Minggu depan pengurus BLUD kita panggil untuk diajak FGD lagi.
Setelah Perbup ditandatangani nanti segera dilakukan rekrutmen,” jelasnya. Wardoyo

BAGIKAN