Wah, Gaji Anggota Dewan di Solo Akan Naik

Wah, Gaji Anggota Dewan di Solo Akan Naik

46
ilustrasi

SOLO – Anggota dewan bakal mendapatkan kenaikan gaji. Kendati demikian kenaikan gaji bagi anggota dewan diyakini tidak akan mengganggu pos keuangan di Kota Solo.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surakarta, Teguh Prakosa meyakini kenaikan gaji tidak akan memberatkan keuangan pemerintah daerah.

“Pemkot tetap memprioritaskan anggaran untuk pembangunan kota dan masyarakat. Selain itu gaji guru sudah dialihkan ke provinsi, artinya beban Pemkot sudah berkurang 50-60 persen. Di samping itu banyak pula Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah pensiun. Maka saya yakin kenaikan gaji (anggota dewan) tidak akan memberatkan pos keuangan Pemkot,” paparnya, Senin (3/7).

Baca Juga :  Pembekalan Finalis Mas Mbak Jebres dengan Bakti Sosial

Kendati demikian, Teguh menanggapi kenaikan gaji anggota dewan dengan santai. Sebaliknya, hal itu diharapkan mampu menjadi pemicu untuk meningkatkan kinerja.

“Memang sudah ada Peraturan Pemerintah (PP) nya. Tapi kan masih menunggu aturan yang ada di bawahnya dan ini masih dibahas. Tapi yang terpenting adalah kinerja anggota DPRD yang perlu ditingkatkan dan harus lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, kenaikan gaji anggota dewan sendiri berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017.

Baca Juga :  Heroik, Upacara di Sungai Hingga di Atas tumpukan Sampah!

Untuk kenaikan penghasilan yang didapat anggota DPRD meliputi tunjangan keluarga, beras, jabatan, alat kelengkapan (alkap), komunikasi dan reses. Masih ditambah juga dengan uang representasi dan uang paket.

Di sisi lain, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Surakarta, Tri Puguh Priyanto menyatakan penerapan PP Nomor 18 Tahun 2017 tersebut masih butuh waktu.

Sebab perlu adanya aturan lanjutan untuk mengatur petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya. “Kemungkinan baru terealisasi Agustus mendatang,” pungkasnya.

#Triawati Prihatsari Purwanto

BAGIKAN