JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Warga Serbu Lokasi Kecelakaan Maut Yang Tewaskan Ibu-Anak di Kalijambe

Warga Serbu Lokasi Kecelakaan Maut Yang Tewaskan Ibu-Anak di Kalijambe

903
BAGIKAN
Ratusan warga memadati lokasi kecelakaan maut di perlintasan tanpa palang di Kalijambe yang menewaskan dua warga, Sabtu (1/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Insiden kecelakaan tragis yang menewaskan ibu dan anak di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dukuh Siboto, Kalijambe Sabtu (1/7/2017) pagi benar-benar mengentakkan warga. Tak lama setelah kejadian, lokasi kejadian langsung dipadati warga.

Ratusan warga dari berbagai desa berbondong-bondong memadati lokasi kejadian untuk menyaksikan dari dekat kecelakaan maut tersebut. Tidak hanya dari lokasi di sekitar, warga dari desa korban berdomisili, juga langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan keadaan.

“Banyak warga yang datang ke lokasi. Begitu kejadian sampai proses evakuasi, lokasi kejadian memang ramai,” ujar Agus Subagyo, Kasie Trantib Kalijambe.

Tak ayal, musibah itu juga sempat membuat arus lalu lintas sempat macet. Banyak pengendara yang terpaksa mandek hanya untuk menyaksikan kondisi korban.

Kecelakaan maut di perlintasan tanpa palang pintu di Dukuh Siboto,  RT 11, Kalimacan,  Kalijambe,  itu terjadi pukul 08.08 WIB. 

Dua korban tewas masing-masing Patemi (60) warga Dukuh Malangan RT 14, Kalimacan dan putrinya,  Sumarsih (40). Keduanya meregang nyawa usai dihantam KA Mantap Lebaran jurusan Jakarta-Surabaya yang melaju dari arah utara ketika berada tepat di tengah perlintasan.

Ibu dan anak yang mengendarai sepeda motor Mio AD 3489 MU itu tewas mengenaskan dan motor yang dikendarai ringsek.

Sesaat setelah kejadian, korban langsung dievakuasi tim Satlantas Gemolong dan dibawa ke RS Yakssi Gemolong. Kades Kalimacan,  Rodli Slamet membenarkan dua warganya yang tewas di perlintasan Siboto itu. Wardoyo