Wow, Selisih Harga Lelang Ulang 5 Proyek DAK Sragen Capai Miliaran. Ini...

Wow, Selisih Harga Lelang Ulang 5 Proyek DAK Sragen Capai Miliaran. Ini Daftarnya

409
Ilustrasi pengecekan proyek

SRAGEN– Sempat berulangkali diundur, proses lelang ulang (Retender) terhadap 30 paket proyek infrastruktur APBD 2017 akhirnya
diumumkan, Selasa (11/7/2017). Namun dari puluhan paket itu, hanya 4 proyek
jalan dari sumber dana alokasi khusus (DAK) yang diumumkan sedangkan satu proyek DAK dan puluhan lainnya, masih ditangguhkan.

Menariknya, dari 4 paket proyek DAK hasil lelang ulang itu, selisih harga dari lelang pertama yang sudah diumumkan dua bulan lalu, mencapai angka miliaran. Hal ini disebabkan harga penawaran dari
rekanan pemenang anjlok tajam.

“Sudah kami umumkan tapi baru proyek DAK. Ada 5 paket, yang sudah diumumkan pemenangnya ada 4 paket. Yang satu masih evaluasi karena dukungan wiremesh masih diragukan. Hasil lelangnya memang ada
penurunan penawaran. Dulu selisihnya 13 persen sekarang rata-rata turun jadi 7 persen,” papar Kabag Lembaga Pengadaan Barang Jasa (LPBJ) Sragen, Tedi Rosanto saat diklarifikasi pimpinan DPRD, kemarin.

Baca Juga :  Curahan Hati Kecewanya Warga dan Tokoh Masaran Usai Tahu Jembatannya Batal Dibangun

Menurutnya, satu paket proyek DAK yang belum diumumkan itu adalah perbaikan jalan Kroyo-Mlokolegi, Karangmalang yang berpagu anggaran Rp 4,03 miliar. Untuk puluhan paket lainnya yang juga diretenderkan, menurutnya dalam waktu dekat akan segera diumumkan.

Perihal tenggat waktu proyek DAK yang dibatasi 21 Juli harus terserap minimal 73 persen dari 30 persen dana tertransfer, Tedi mengatakan dari segi perhitungan masih bisa terkejar. Menurutnya jika proses di DPU dan Bank Jateng bisa cepat, SPK bisa diterbitkan tanggal 17 Juli.

Berdasarkan pengumuman yang dilansir situs LPSE, empat proyek DAK yang diumumkan itu diantaranya Jalan Jatitengah-Cengklik dari pagu Rp 4,29 miliar dimenangkan PT Bisma Jaya Mandiri Blora dengan nilai Rp 4,204 M. Lantas, Jalan Bangunrejo-Bontit dari Rp 3,2 miliar pagu, dimenangkan PT Art Defa Jaya Kedawung Sragen dengan nilai Rp 3,026 M.

Baca Juga :  Danlanud Benarkan Pelaku Penembakan Rumah Rekanan Proyek di Sragen Anggota TNI AU

Jalan Made-Jatisumo pagu Rp 5,7 M dimenangkan PT Satrio Pinunggul Jaya
dengan nilai Rp 5,579 M dan terakhir Jalan Tanon-Bendo pagu Rp 4,760 M juga dimenangkan PT Satrio Pinunggul Jaya dengan nilai Rp 4,637 M.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto mengatakan
sejak awal sudah memprediksi lelang ulang itu akan berdampak memboroskan keuangan negara. Sebab harga penawaran otomatis menjadi mahal sehingga dana negara yang dibutuhkan juga naik.

Salah satu rekanan dari PT Darmawangsa, Rahmat Samsono menyampaikan dengan selisih penawaran yang turun hampir 6 persen dari total Rp 21 miliar proyek DAK, maka nominal selisih anggaran yang harusnya menjadi sisa tapi harus terpakai bisa mencapai angka Rp 1 miliaran. Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN
  • Bastian Alwi

    Wah selisih milyaran….lelang pertama turunnya banyak alias fighter tenan…lelang kedua kok busa turun nya dikit dan anehnya bisa kompak di 4 paket? Mau tauuu……ya taulah