JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen 25 Tahun Jalan Rusak, Kades dan Perangkat Gilirejo Baru Geruduk DPRD

25 Tahun Jalan Rusak, Kades dan Perangkat Gilirejo Baru Geruduk DPRD

190
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
ilustrasi jalan rusak

SRAGEN– Kepala Desa dan segenap perangkat di Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri menggeruduk DPRD Sragen, Senin (14/8/2017).

Mereka mendesak DPRD dan Pemkab untuk membuka mata terhadap infrastruktur di daerah mereka yang sudah puluhan tahun nyaris tak tersentuh sehingga berdampak menyengsarakan warga.

Aksi mendatangi DPRD itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan Pemdes atas nasib lima kilometer jalan kabupaten di wilayah Gilirejo Baru yang saat ini sudah rusak parah.

Kondisi jalan rusak itu ditambah dengan belum direalisasikannya jembatan penghubung dengan Gilirejo Lama yang membuat akses warga ke kecamatan dan Sragen, semakin sulit.

“Kami datang bersama semua perangkat desa, Pak Carik, Pak Bayan dan LP2MD. Mewakili warga kami untuk mendesak DPRD dan pemerintah segera membenahi jalan utama yang sudah 25 tahun sejak WKO dibangun, sampai sekarang belum pernah dibenahi. Rusak parah, nggak bisa dilewati. Warga sekarang buat jalan alternatif di tengah hutan milik Perhutani tapi kalau hujan juga nggak bisa dilewati,” paparnya di DPRD kemarin.

Menurutnya, jalan poros utama itu selama ini memang menjadi satu-satunya akses penghubung semua dukuh di Gilirejo Lama. Mulai dari Pelembinatur, Purworejo, Gondang Legi, Sumberejo, Dondong dan Rejosari.

Kerusakan jalan membuat warga terpaksa harus numpang lewat jalan milik Kabupaten Boyolali untuk bisa keluar menuju Kecamatan Miri dan ke Sragen.

Sementara jika dibangun dengan dana desa, akan melanggar karena jalan itu merupakan jalan kabupaten.