26 Saksi Diperiksa, Tujuh Dipanggil Ulang Terkait Kasus Penghancuran Warkop Mesum di...

26 Saksi Diperiksa, Tujuh Dipanggil Ulang Terkait Kasus Penghancuran Warkop Mesum di Mojogedang

422
Joglosemar | Wardoyo
DIHANCURKAN WARGA- Kondisi warung kopi yang digunakan aktifitas prostitusi dan judi milik Hirnoyang dirusak warga di Kedungjeruk, Mojogedang, Karanganyar, Jumat (7/7).

KARANGANYAR- Tim penyidik Polres Karanganyar menyatakan telah memeriksa 26 saksi terkait kasus pengrusakan warung kopi (Warkop) mesum milik Pawiro Sukarno alias Hirno (73) di Dukuh Jatimulyo RT 1/18, Kedungjeruk, Mojogedang, oleh ratusan warga pada awal Juli lalu. Tujuh dari 26 saksi itu dijadwalkan kembali akan menjalani permintaan keterangan sebelum dilakukan gelar perkara.

Penegasan itu disampaikan Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak melalui Kasat Reskrim, AKP Gede Yoga Sanjaya, Minggu (6/8/2017).

Kepada Joglosemar, AKP Yoga mengungkapkan saat ini tim masih mengintensifkan penggalian keterangan dan data-data untuk menuntaskan kasus itu.

Setelah memanggil belasan saksi secara maraton beberapa waktu lalu, tim akan kembali memeriksa tujuh saksi yang merupakan saksi tambahan. Pemeriksaan tujuh orang saksi itu dijadwalkan digelar hari ini, Senin (7/8/2017).

Baca Juga :  Bikin Trenyuh, Begini Kondisi Empat Siswi MI di Karanganyar yang Jadi Korban Pencabulan Wali Kelasnya

“Ada tujuh saksi lagi yang akan kita mintai keterangan tambahan lagi, besok (hari ini). Mereka dari warga yang diduga ikut terlibat atau melakukan perusakan,” paparnya.

AKP Yoga menguraikan sejauh ini total sudah ada 26 saksi yang diperiksa dalam kasus penghancuran warkop yang diketahui menyewakan kamar-kamar untuk pasangan mesum di Mojogedang itu.

Mereka terdiri dari warga yang ikut merusak, perangkat desa, Ketua RT, Kadus, hingga Kades Kedungjeruk. Termasuk juga di dalamnya adalah kakek pemilik warkop yakni Pawiro Hirno.

Pemeriksaan saksi tambahan hari ini dijadwalkan akan dilanjutkan dengan gelar perkara untuk memastikan kelanjutan kasus tersebut.

Baca Juga :  Elpiji 3 Kg Di Karanganyar Makin Mencurigakan. Harga Tembus Rp 25.000, Isinya Juga Dipertanyakan

“Setelah meminta keterangan tujuh orang warga tambahan itu, nanti akan kita lakukan gelar perkara. Semoga semua hasil pemeriksaan saksi sudah jelas,” terangnya.

Sebelumnya, Penyidik I Reskrim, Iptu Agung menyampaikan status yang diperiksa sebagai saksi tidak menutup kemungkinan nantinya bisa naik menjadi tersangka.

Jika terbukti memenuhi unsure, para calon tersangka itu nantinya akan dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap barang atau orang secara bersama-sama.

Sementara berdasarkan keterangan mereka di hadapan penyidik, mayoritas berdalih bahwa aksi penghancuran warkop Hirno itu dilakukan secara spontan dan serentak bersama-sama oleh warga.

Wardoyo

BAGIKAN