JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen 350 Kendaraan Diperiksa Dadakan, Dandim Ingatkan Anggota Tertib di Jalan

350 Kendaraan Diperiksa Dadakan, Dandim Ingatkan Anggota Tertib di Jalan

134
BAGIKAN
PERIKSA KENDARAAN—Pasie Intel Kodim 0725/Sragen, Kapten CPM Sayana memimpin pemeriksaan dan pengecekan serentak kendaraan dinas dan pribadi milik jajaran anggota Kodim di Makodim, Senin (7/8/2017).

SRAGEN—Sedikitnya 350 kendaraan dinas dan pribadi milik jajaran Kodim 0725/Sragen menjadi sasaran pemeriksaan mendadak, Senin (7/8/2017).

Selain mengecek kelengkapan dan kelaikan kendaraan operasional, pemeriksaan juga untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan personel.

Pengecekan dilakukan oleh tim gabungan dari Polisi Militer (PM) dan Intel/Pam Satuan dan Provost Kodim setempat.

Pejabat pengganti sementara (PJs) Dandim 0725/Sragen, Letkol (Inf) M Arry Yudistira melalui Pasie Intel, Kapten CPM Sayana mengungkapkan, pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kodam IV/Diponegoro terkait riksa kendaraan secara serentak di jajaran Kodam Diponegoro.

Pemeriksaan meliputi surat-surat kendaraan, kondisi kendaraan, hingga komponen pendukung di semua kendaraan pribadi maupun dinas, baik roda dua maupun empat. Total ada 350 kendaraan terdiri dari 330 roda dua dan 20 roda empat yang diperiksa pagi itu.

“Secara umum hasilnya semua kelengkapan surat-surat kendaraan baik STNK maupun SIM, lengkap semua. Hanya saja ada beberapa kendaraan utamanya roda dua yang bannya agak gundul. Bagi anggota yang kedapatan tidak tertib akan langsung mendapatkan sanksi teguran lisan sekaligus peringatan. Jika suatu saat ditemukan tidak tertib di jalan, maka akan langsung diberikan teguran tertulis,” ungkapnya di sela-sela kegiatan.

Dengan pemeriksaan tersebut diharapkan anggota TNI dan PNS Kodim mampu menunjukkan kelengkapan yang sempurna bagi kendaraannya.

Hal ini sekaligus untuk menegakkan disiplin dan aturan, sehingga setiap personel harus selalu dalam kondisi siap diperiksa setiap saat.

Ia juga mengingatkan kepada semua personel untuk tertib dan mematuhi peraturan di jalan raya. Hal itu untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan menekan angka kecelakaan yang melibatkan anggota.

Sejauh ini angka kecelakaan di jajaran Kodim, menurutnya, relatif kecil namun tahun lalu ada satu personel Koramil Sumberlawang, Serda Widadi yang meninggal setelah kecelakaan di depan Samsat Sragen.

“Kalau ada pemeriksaan kendaraan di jalan, personel juga harus menaati prosedur. Jangan mentang-mentang anggota kemudian enggak mau diperiksa. Lalu kalau berkendara harus lengkap surat menyuratnya, semua demi keselamatan juga,” tandasnya

Wardoyo