73.675 Penunggak Pajak Kendaraan di Sragen Diburu Door to Door

73.675 Penunggak Pajak Kendaraan di Sragen Diburu Door to Door

401
ilustrasi pajak. Foto : dok

SRAGEN—Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Samsat Sragen menyiapkan sejumlah strategi untuk menggenjot kesadaran penunggak pajak kendaraan yang mencapai 73.675 orang.

Selain menggencarkan razia gabungan, petugas juga akan menggandeng Babinsa-Babinkamtibmas serta terjun langsung mendatangi rumah penunggak secara door to door.

Kasie PKB UP3AD Sragen, Kiswanto mengungkapkan, terkait tingginya jumlah penunggak pajak kendaraan itu, pihaknya sudah menempuh beberapa strategi.

Di antaranya melalui operasi gabungan dengan Satlantas untuk menjaring mereka yang menunggak pajak.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan strategi untuk mendatangi alamat semua penunggak guna mengingatkan kewajiban pajak mereka. Langkah jemput bola dengan door to door akan dilakukan langsung oleh petugas dan karyawan UP3AD.

“Kita akan datangi dari rumah ke rumah agar mereka yang menunggak pajak bisa segera membayar. Selain itu kita juga akan buatkan surat ke mereka,” ungkapnya, Senin (7/8/2017).

Baca Juga :  Kado HUT Kemerdekaan RI, Polres Sragen Sita 44.000 Pil Koplo dan 328 Liter Miras

Lebih lanjut, Kiswanto menguraikan, dalam waktu dekat pihaknya juga berencana menggandeng petugas kepolisian maupun TNI guna memberikan sosialisasi, serta mengingatkan ke masyarakat yang menunggak.

Untuk kerja sama ini, nantinya dilakukan melalui peran Babinsa dan Babinkamtibmas yang ada di masing-masing desa.

Berbagai strategi itu diharapkan bisa membangunkan kesadaran wajib pajak dan pemilik kendaraan yang masih belum membayar pajak.

Ia juga berharap masyarakat bisa lebih proaktif untuk secara sadar mengecek pajaknya dan jika menunggak segera dilunasi. Pasalnya jika sampai berlarut-larut, selain membebani juga akan berimbas pada sanksi denda.

Baca Juga :  Kecil-Kecil Nyuri Motor Tetangga, Remaja di Sragen Ditangkap Saat Hendak Menjual ke Warnet

Seperti diberitakan, hingga Juli 2017 tunggakan pajak kendaraan di Sragen tercatat mencapai 73.675 kendaraan dengan nominal tunggakan pajak yang belum terbayar menembus angka Rp 12,3 miliar. Ironisnya, dari angka itu 442 unit dengan nominal tunggakan mencapai Rp 27 juta.

Terpisah, Sekda Sragen, Tatag Prabawanto menyampaikan, terkait pemberitahuan tunggakan pajak kendaraan dinas itu, pihaknya sebenarnya sudah tidak kurang melakukan sosialisasi kepada pimpinan instansi yang selama ini mendapat fasilitas kendaraan dinas.
Sementara, untuk kendaraan dinas di semua Pemdes yang mayoritas juga menunggak, pihak desa sebenarnya sudah sering diingatkan melalui camat untuk segera dilunasi tunggakannya.

Pasalnya kewajiban membayar pajak itu menjadi tanggung jawab masing-masing instansi yang anggarannya diyakini sebenarnya juga sudah ada.

Wardoyo

BAGIKAN