JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Ada Napi Disebut Kendalikan Sindikat Sabu Besar di Jateng, Kalapas Sragen: Itu...

Ada Napi Disebut Kendalikan Sindikat Sabu Besar di Jateng, Kalapas Sragen: Itu Berita Sepihak!

303
BAGIKAN
Ilustrasi

SRAGEN– Penangkapan dua sindikat pengedar sabu skala besar di Semarang yang dikendalikan napi di LP Sragen oleh tim BNN Provinsi Jateng membuat Kepala LP Kelas II A Sragen, Rudi Djoko Sumitro angkat bicara. Rudi menilai bahwa pernyataan bahwa sindikat di Semarang dengan barang bukti 300 gram sabu dikendalikan napi di LP Sragen, Amirul Huda, adalah pernyataan sepihak yang belum dikonfirmasi ke otoritas LP Sragen.

“Pak itu berita sepihak, belum konfirmasi ke Kanwil maupun ke Lapas (Sragen) Pak,” paparnya melalui pesan Whatsapp yang diterima Joglosemar, Selasa (29/8/2017).

Rudi kemudian menyampaikan bahwa benar Amirul Huda memang dibon oleh BNN pasa Selasa (29/8/2017) sore. Namun ia sedikit kaget lantaran selama ini dari hasil operasi yang dilakukan oleh timnya ke kamar napi, termasuk kamar Amirul Huda, tidak ditemukan barang terlarang.

“Kami hampir setiap malam maupun siang operasi kamar napi tidak diketemukan barang terlarang,” ujarnya.

Ia menguraikan padahal Huda (Amirul Huda) merupakan napi pindahan dari Semarang terus dikirim ke Magelang. Baru pada awal 2016 yang bersangkutan dipindah ke Sragen. Rudi juga mengatakan saat dilakukan penggeledahan di kamar Huda, sebelum dibon BNNP, pihaknya juga tak menemukan HP atau barang terlarang dari Huda.

“Tidak kami temukan HP atau barang terlarang dari Huda,” jelasnya.

Seperti diberitakan, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah membongkar sindikat narkotika skala besar yang beroperasi di wilayah Semarang dan sekitarnya. Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol Tri Agus Heru mengatakan dalam penggerebekan yang dilakukan Selasa (29/8/2017), tim mengamankan 300 gram sabu dari dua orang pengedar berinisial AY dan MF di Semarang.

Menariknya, sindikat tersebut diketahui dikendalikan oleh seorang narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan Sragen, Amirul Huda (26). Amirul Huda yang diketahui asal Kampung Bedas Utara, Dadapsari, Semarang itu saat ini mendekam di sel LP Kelas II A Sragen juga atas bisnis sabu seberat 48 gram yang dibawa oleh dua kurirnya, berinisial S dan A pada medio 2016 silam. Wardoyo