JOGLOSEMAR.CO Sport Asprov PSSI Jateng Apresiasi Persis GR, Berharap Tim Lain di Jateng Mengikuti

Asprov PSSI Jateng Apresiasi Persis GR, Berharap Tim Lain di Jateng Mengikuti

154
BAGIKAN
Joglosemar | Yuhan Perdana
PETIK KEMENANGAN–Pemain Persis Gotong Royong, Ronaldo Rubener Wanma (tengah) melakukan selebrasi dengan rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang PSISra Sragen dalam pertandingan leg kedua di Stadion Manahan Solo, Senin (14/8).

KENDAL—Meski gagal melaju ke putaran nasional Liga 3, pencapaian Persis Gotong Royong (GR) musim ini mendapat apresiasi dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jateng.

Sebagai tim yang baru setahun menjadi anggota resmi, pencapaian sebagai finalis zona Jateng jauh di luar dugaan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng.

Dia tak menyangka Persis GR mampu menghadirkan persaingan ketat untuk meramaikan zona Jateng yang total diikuti 14 tim.

“Sebagai tim yang baru setahun disahkan sebagai anggota, ini sudah sangat bagus. Mereka juga memiliki pendanaan yang bagus. Kami berharap akan muncul tim-tim seperti Persis GR yang membuat sepak bola Jateng semakin  kompetitif,” terang Johar saat ditemui Joglosemar usai pertandingan final Liga 3 zona Jateng, Sabtu (19/8) petang.

Harapan agar tim-tim lain berani mengikuti kompetisi tak lepas dari minimnya keikutsertaan Liga 3 zona Jateng musim ini.

Dari 28 klub yang terdaftar sebagai tim Liga 3, hanya 14 tim saja yang ikut serta. Minimnya jumlah klub yang ikut membuat Jateng hanya mendapat satu slot untuk putaran nasional.

“Kami membuka kesempatan bagi tim-tim amatir yang ingin mendaftar menjadi anggota Asprov PSSI Jateng. Hanya memang seleksinya agak ketat. Terutama soal perencanaan pendanaan harus bagus,” tuturnya.

Para penggawa Persis GR saat menerima piala sebagai runner up Liga 3 zona Jateng di Stadion Kebondalem Kendal, Sabtu (19/8). Foto : Nofik Lukman Hakim

Soal nasib 14 tim yang tak ikut serta, Johar menyebut ada peluang tim tersebut mendapat sanksi tegas. Salah satunya mencabut status keanggotaan di Asprov PSSI Jateng.

Peraturan yang sudah didengungkan saat musyawarah provinsi (Musprov) ini akan mulai diterapkan tahun ini.

“Selama ini kami memberi toleransi. Tapi selanjutnya aturan akan ditegakkan. Bagi tim yang dua musim beruntun tidak ikut kompetisi, status keanggotaannya bisa kami cabut atau dicoret,” tegasnya.

Nofik Lukman Hakim