JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Begini Cara Himpunan Ratna Busana Sambut HUT ke-72 RI

Begini Cara Himpunan Ratna Busana Sambut HUT ke-72 RI

11
BAGIKAN
Himpunan Ratna Busana saat berpose bersama setelah menggelar kegiatan jelajah museum guna menyambut HUT ke-72 RI, Senin (14/8/2017). Foto : Arief Setiyanto

Masyarakat di penjuru tanah air punya berbagai cara untuk merayakan HUT ke-72 RI. Mulai dari menghelat aneka lomba, hingga menghelat upacara bendera.

Himpunan Ratna Busana punya cara tersendiri dalam menyambut HUT RI, yakni dengan kegiatan jelajah museum bersama para istri pimpinan daerah Kota Surakarta, Senin (14/8/2017)

Wakil Ketua Himpunan Ratna Busana, RAy. Febri Hapsari Dipokusumo, menuturkan jelajah museum dalam rangka menyambut HUT ke-72 RI diikuti 50 peserta.

Istri Walikota Surakarta, Elisabeth Endang, serta Istri Wakil Walikota Surakarta Saraswati juga turut serta dalam jelajah museum.

Setidaknya ada tiga museum yang dijelajahi, yakni Museum Keris, Museum Keraton Surakarta dan Museum Batik Wuryoningrat.

Sepanjang jelajah museum-museum tersebut, para peseta jelajah museum tampak terpukau melihat keindahan koleksi museum. Satu demi satu koleksi museum dipandang dengan seksama. Sebagian besar juga menyempatkan diri kunjungan dengan kamera di ponsel pintar mereka.

“Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia ke 72 yang sebentar lagi akan dirayakan. Jelajah museum ini pertama kalinya dilakukan Himpunan Ratna Busana,” ujarnya.

Di sisi lain jelajah museum juga dilakukan dalam rangka mengajak istri pimpinan daerah untuk menengok lebih dekat budaya dan jejak-jejak peradaban yang ditinggalkan para leluhur dibalik museum.

Himpunan Ratna Busana saat mengunjungi Museum Keraton Surakarta dalam rangkaian jelajah museum untuk menyambut HUT ke-72 RI, Senin (14/8). Foto : Arief Setiyanto

Hal ini diharapkan menambah pengetahuan dan wawasan istri-istri pimpinan daerah akan warisan budaya yang dimiliki Kota Solo.

“Sehingga mereka lebih bisa menghargai warisan leluhur. Sebab museum bukan sekedar bangunan tua tetapi juga jendela masa lalu untuk meniti ke masa depan yang lebih baik,” imbuh Febri

RAy Febri Hapsari Dipokusumo juga mengapresiasi kehadiran Museum Keris. Oleh karena itu Museum Keris dipilih sebagai salah satu museum dalam rute jelajah museum yang diselenggarakan.

Ia berharap kehadiran Museum Keris dengan segudang koleksi dimanfaatkan dengan baik sebagai sarana edukasi.

“Saya berharap dengan jelajah museum ini, istri-istri muspida di Solo dapat menginspirasi orangtua lainnya Solo agar dapat semakin mencintai budaya Jawa. Salah satunya dengan membawa keluarga berkunjung ke museum, sehingga tahu jejak-jejak peradaban leluhur kita,” pungkansya.

#Arief Setiyanto