BI Ajak Finalis Putra Putri Solo Cinta Rupiah

BI Ajak Finalis Putra Putri Solo Cinta Rupiah

20
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
MENGUNJUNGI BANK INDONESIA—Finalis Pemilihan Putra Putri Solo melakukan kunjungan ke Kantor Bank Indonesia Surakarta, Selasa (1/8/2017). Dalam kunjungan tersebut mereka belajar mengenai tugas dan fungsi Bank Indonesia

SOLO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo menerima kunjungan 20 finalis Putra Putri Solo (PPS) 2017 di ruang Sabha Karya Darma, Kantor Perwakilan BI, Selasa (1/8). Dalam kesempatan ini Deputi Kepala Perwakilan BI Solo, M. Taufik Amrozy menjelaskan tugas utama bank sentral kepada para finalis PPS.

Selain menjelaskan tiga tugas pokok utama bank sentral, Taufik menekankan kepada finalis PPS untuk selalu mencintai uang rupiah dan selalu menggunakan rupiah ketika melakukan transaksi jual beli di negara Indonesia. “Karena rupiah tadi harus kita jaga nilainya, itulah pentingnya tugas bank sentral di Solo,” jelas Taufik.

Selain menjelaskan secara global fungsi kantor perwakilan BI di Solo acara yang dihadiri seluruh finalis PPS ini juga memberikan pencerahan tentang pecahan rupiah uang baru. Peserta PPS diajak mengetahui bagaimana memperlakukan uang dengan konsep 3K yakni, kudapat, kusayang dan terakhir kusimpan.

Senada Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Bandoe Widiarto berharap finalis PPS menjadi garda terdepan untuk memberikan informasi penting di Solo. “Untuk menuju kota pariwisata, merekalah yang dikasih bekal untuk mampu menjawab inflasi dan investasi di Surakarta ini,” harap Bandoe.

Dirinya menegaskan kembali, acara ini juga untuk membekali peserta agar mencintai rupiah. Karena menurutnya rupiah merupakan sebagai simbol kedaulatan negara.

Sementara itu Ketua Panitia PPS 2017, RAy Febri Dipokusumo mengucapkan terima kasih kepada BI karena bersedia berbagi ilmu dengan peserta PPS 2017. Ia berharap kegiatan ini mampu mendorong peserta tak hanya mempromosikan wisata Kota Solo tetapi juga kegiatan perekonomiannya.

Febri menambahkan kegiatan seperti ini dilakukan agar masyarakat mengetahui kegiatan finalis PPS tidak hanya berkutat pada malam penganugrahan saja. “Agar masyarakat tidak hanya tahu tentang lenggak-lenggoknya saja di atas panggung. Ada proses sebelumnya yang cukup lama,” tutup Febri.

Selain mendapatkan pembekalan dari BI Solo, Selasa (1/8) kemarin finalis PPS juga dijadwalkan mengunjungi Museum Radya Pustaka, Pura Mangkunegaran dan Museum Batik Danarhadi.

#Tomi Kurniawan

 

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR