JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo BPPKAD Tertibkan Ratusan Reklame Liar di Solo

BPPKAD Tertibkan Ratusan Reklame Liar di Solo

24
BAGIKAN
ilustrasi. Foto : Dok

SOLO – Ratusan vertical banner dan reklame liar diturunkan lantaran melanggar ketentuan dan tanpa izin.

Pencopotan ratusan reklame dilakukan Badan Pendapatan, Pengeloaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Surakarta dan belasan biro jasa periklanan, Rabu (23/8/2017) malam.

Penertiban reklame dilakukan dengan menerjunkan lima tim gabungan yang terdiri dari unsur BPPKAD dan biro iklan. Tim pertama menertibkan reklame di Jalan A. Yani, Letjen Suprapto, Jalan Adi Sumarmo dan Jalan Setiabudi.

Tim dua menyasar Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Veteran dan Jalan Bhayangkara. Tim tiga menertibkan reklame di Jalan Ronggowarsito, Jalan Yosodipuro, Jalan RM Said dan Jalan Hasanudin.

Tim empat beroperasi di Jalan Urip Sumohharjo, Jalan Kolonel Sutarto, Jalan Ir Sutami, Jalan Juanda dan Jalan Re Martadinata. Terakhir, tim lima melakukan penertiban di Kawasan Jendoes, Jalan Dr. Rajiman, Jalan Agus Salim dan Jalan Transito.

Sebanyak 262 buah berjenis vertical banner, 19 buah spanduk dan sepuluh buah umbul-umbul dan dua baliho berhasil ditertibkan kemarin malam.

Kepala BPPKAD Kota Surakarta Yosca Herman Soedrajat mengungkapkan persoalan reklame liar dan reklame yang dipasang tidak sesuai aturan bukan tanpa sebab.

Ia menilai sejak dulu tidak ada kerja sama yang baik antar dinas dengan biro periklanan. Tak heran jika kemudian banyak reklame yang dipasang bukan pada tempatnya bahkan tanpa izin.

“Selain kesannya tidak rapi potensi retribusi dan pajak yang hilang kalau ditaksir dalam satu tahun bisa ratusan juta. Maka dari itu kami tertibkan,” ujarnya.

Sementara itu Hardi dari biro periklanan Deras mengatakan setidaknya ada 12 biro yang terlibat dalam penertiban reklame. Rencananya seluruh biro akan dilibatkan dalam penertiban reklame secara bergilir.

Hal ini dimaksudkan untuk memupuk tanggung jawab biro agar memasang reklame pada tempat yang ditentukan dan sesuai aturan.

“Kami juga berharap Kota Solo ini rapi. Makanya solusi yang diambil bersama adalah penyediaan titik vertical banner. Sementara jumlahnya baru 300 titik, tapi kemungkinan besar akan bertambah,” ujarnya.

#Arief Setiyanto