JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Bunker di Balaikota Solo Ini Direnovasi Karena Ada Rembesan Air

Bunker di Balaikota Solo Ini Direnovasi Karena Ada Rembesan Air

52
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
RESTORASI BUNKER KUNO—Pekerja mengerjakan proyek penggalian bunker kuno di Balaikota Surakarta, Kamis (24/8/2017)

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot)  Surakarta mulai melakukan restorasi bunker kuno di kompleks Balaikota Surakarta. Pengerjaan kali ini akan fokus pada pencarian titik-titik kebocoran bunker.

“Kita fokus mencari rembesan bangunan bunker di mana saja. Sekarang ini kan dipenuhi air, “ujar Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaam Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Surakarta, Taufan Basuki kepada wartawan, Kamis (24/8/2017).

Restorasi bunker sudah mulai dikerjakan, Rabu (23/8/2017) lalu. Untuk langkah awal sejumlah pekerja melakukan pengerukan sedimentasi tanah di dalam dan di sekitar bunker secara manual. Bahkan dilakukan penyedotan air di dalam dengan pompa air. Genangan yang sekarang ini berpotensi merusak bangunan bunker, apalagi dengan usia bunker yang sudah cukup tua dan membuat bangunan tidak kokoh lagi. “Desain restorasi bunker itu sudah dibuat untuk mengembalikan bentuk asli bangunan tersebut. Ini sudah dikerjakan mulai Rabu (23/7) kemarin,” kata dia.

Lanjut dia, restorasi bunker sebagai upaya Pemkot untuk melestarikan dan merawat bangunan peninggalan Belanda ini. Untuk kondisinya memang sudah cukup memprihatinkan. Selain tidak terawat bangunan bawah tanah itu juga dipenuhi genangan air kotor. Anggaran untuk pengerjaannya sekitar Rp 747.810.000. “Jadi kita melakukan sejumlah upaya untuk menutup kebocoran-kebocoran yang ada,” terang dia.

Seperti diketahui bunker yang berada di sisi utara kompleks Balaikota Surakarta ditemukan warga sekitar tahun 2012 lalu. Pemkot pun langsung bergerak dengan melakukan penelitian. Dalam penanganan ini Pemkot mengandeng Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah (Jateng). Hasilnya bangunan tersebut dulu dipakai untuk tempat penyimpanan benda dan pertahanan.