JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Cerita 2 Penerjun Kopassus Yang Nyasar Tersangkut di Rumpun Bambu di Plupuh...

Cerita 2 Penerjun Kopassus Yang Nyasar Tersangkut di Rumpun Bambu di Plupuh Sragen

683
BAGIKAN
TERJUN PAYUNG- Sejumlah penerjun sukses mendarat seusai melakukan penerjunan static di areal persawahan Desa karungan, Plupuh, Rabu (23/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Sebanyak 160 prajurit Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartasura, mengikuti latihan terjun payung statik di Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Sragen, Rabu (23/8/2017). Acara yang dikemas dengan bakti sosial ini digelar dalam rangka menyambut HUT ke-72 TNI itu berlangsung sangat meriah dan mendapat sambutan hangat dari warga setempat.

Tidak hanya antusias menyambut dan menyemarakkan setiap kegiatan, kedekatan warga dengan aparat juga terlihat saat ada dua penerjun yang nyasar dan jatuh di pohon bambu. Warga langsung berhamburan bergotong royong memotong bambu untuk membantu kedua penerjun dan melepaskannya dari rumpun bambu.

“Warga sangat berterimakasih dan bangga bisa dipilih lagi untuk lokasi terjun payung dari bapak-bapak Kopassus. Terus terang, warga merasa diuntungkan karena juga banyak dapat bantuan. Ada 400 sembako gratis untuk warga miskin, 2.000 bantuan bibit, buku untuk anak-anak 2 SD, dan pengobatan gratis. Tadi ada yang jatuh di sawah warga langsung ramai-ramai membantu, yang nyangkut dipohon juga langsung ditolong. Pokoknya serasa nggak ada jarak lah,” papar Kades Karungan, Joko Sunarso, Rabu (23/8/2017).

Wadan Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Letkol Inf Aulia Dwi Nasrullah, acara bakti sosial ini digelar bekerjasama dengan Pemkab Sragen dan Pemdes Karungan dengan mengambil tema kerja bersama, guyub rukun, mbangun desa. Sementara atraksi terjung payung, selain memberi hiburan pada warga, juga menjadi latihan rutin untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit.

Menurut Aulia, latihan terjun payung statik rutin dilakukan Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan setiap tahun dengan lokasi bergantian di wilayah Soloraya. “Kami ingin menunjukkan kemampuan prajurit, bisa melakukan penerjunan di wilayah manapun. Tidak spesifik di satu wilayah saja,” jelasnya.

Di sela acara terjun payung, Kopassus juga menggelar bakti sosial berupa pengobatan gratis, pembagian paket sembako dan penghijauan. Kegiatan itu, bertujuan untuk mendekatkan TNI dengan seluruh elemen masyarakat. Selain itu kegiatan ini juga sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Artinya, bersama rakyat TNI akan kuat, hebat dan profesional,” tambahnya. Wardoyo