JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Curahan Hati Kecewanya Bupati dan Sekda Sragen Usai DPRD Mogok Datangi Paripurna...

Curahan Hati Kecewanya Bupati dan Sekda Sragen Usai DPRD Mogok Datangi Paripurna APBD

237
BAGIKAN
ilustrasi

SRAGEN– Agenda sidang paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD 2017 yang digelar antara eksekutif dan DPRD di DPRD, Senin (21/8/2017) malam memberikan kisha sedih bagi eksekutif. Agenda awal dari rangkaian untuk membahas APBD-P itu terpaksa buyar menyusul jumlah legislator yang hadir tidak memenuhi kuorum.

Data yang dihimpun Joglosemar, dari 45 anggota DPRD yang ada, hanya 19 orang yang terlihat hadir. Meski sempat diundur hingga pukul 21.30 dari jadwal semula 19.30 WIB, jumlah kehadiran DPRD tetap tak memenuhi ambang batas minimal yakni 2/3 dari jumlah anggota DPRD.

“Iya kami juga menyayangkan jadwal yang sudah diagendakan untuk paripurna, malah nggak bisa dilaksanakan karena DPRD tidak bisa kuorum. Padahal dari eksekutif termasuk bupati, sudah hadir semua,” papar Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daeran (TAPD) sekaligus Sekda Sragen, Tatag Prabawanto kepada wartawan, Selasa (22/8/2017).

Menurutnya, kegagalan paripurna perdana KUA-PPAS itu sangat merugikan karena akan memperlammbat jadwal pembahasan. Namun ia menggarisbawahi bahwa batalnya paripurna itu bukan kesalahan eksekutif lantaran draft KUA-PPAS sudah diserahkan ke DPRD.

Kekecewaan juga dilontarkan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Saat ditemui wartawan usai meresmikan pembangunan kantor Kecamatan Karangmalang, kemarin, ia memang tak banyak berkomentar. Namun ia mengaku sudah berupaya untuk menghubungi DPRD agar datang akan tetapi hasilnya nihil.

“Kami berharap ini harus segera dibahas. Mestinya kegagalan tadi malam tidak boleh terulang. Saya sudah berusaha menghubungi teman-teman DPRD agar datang, tapi tetap saja,” ujarnya.

Yuni mengaku sudah tiba di Gedung DPRD Sragen sekitar pukul 20.00 WIB. Tapi saat itu baru beberapa legislator yang datang. Hingga pukul 21.20 WIB belum juga bisa kuorum sehingga akhirnya pimpinan rapat memutuskan menunda paripurna pada pukul 21.30 WIB.

Di sisi lain, dari 26 anggota DPRD yang tidak hadir, belum diketahui alasan kenapa tidak hadir dalam paripurna tersebut. Saat beberapa mencoba dihubungi Joglosemar, mereka enggan membeberkan alasan ketidakhadirannya. Namun diduga para legislator masih sibuk kegiatan peringatan HUT ke 72 kemerdekaan RI di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. (Wardoyo)