JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Di Sambirejo Semprot Jalan, di Sidoharjo Polisi Menambal

Di Sambirejo Semprot Jalan, di Sidoharjo Polisi Menambal

259
BAGIKAN
Joglosemar | Wardoyo
SEMPROT JALAN—Ratusan warga Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Sragen menggelar aksi massal menyemprot jalan untuk menghalau debu sebagai bentuk sindiran terhadap kondisi jalan Gondang- Jambeyan yang rusak parah, Minggu (27/8).

Meski program perbaikan sudah dimulai, kerusakan jalan masih menjadi problem di sejumlah wilayah. Sebagai bentuk keprihatinan, warga dan aparat di wilayah Kecamatan Sidoharjo dan Sambirejo, Sragen ramai-ramai menggelar aksi, Senin (28/8).

Di Sidoharjo, seratusan personel Polres dan Polsek diterjunkan untuk membantu menambal lubang jalan di jalur Patihan-Nguwer yang sudah bertahun-tahun hancur. Bersama karang taruna dan warga Patihan, seratusan polisi gabungan itu ikut menambal lubang-lubang besar yang menghiasi jalan lintas sepanjang hampir 1 kilometer di Desa Patihan tersebut.

“Ada dari Polsek ditambah Babinkamtibmas, dari Polres ada satu pleton Dalmas. Kemarin memang ada permintaan bantuan dari kades dan karang taruna untuk menambal lubang jalan. Karena tanggal 5 September mau dilewati tim TMMD, jalan masih rusak parah dan itu jalan kabupaten,” kata Kapolsek Sidoharjo, AKP Agus Taruna mewakili Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman.

Sehari sebelumnya, Minggu (27/8), sekitar 250 warga dari empat RT di Dukuh Gamping, Desa Jambeyan, Sambirejo juga menggelar aksi sosial peduli jalan Gondang-Jambeyan yang sudah dua tahun rusak parah. Warga besar kecil tua muda turun ke jalan menyemprot debu sisa material truk yang memenuhi jalan utama antarkecamatan tersebut.

Warga juga serentak membagikan 550 masker ke pengguna jalan yang melintas. Semua dana untuk masker dan kegiatan disokong dari iuran bersama masyarakat. Koordinator aksi, Rosyid Eko Prasetyo, warga Dukuh Gamping RT 18, menuturkan aksi sosial itu digelar untuk menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan warga Jambeyan dan sekitarnya.

Lebih dari itu, aksi menyemprot debu dan bagi masker itu juga sebagai wujud keprihatinan terhadap kondisi jalan rusak dan debu tebal yang selama ini sangat mengganggu pengendara serta merusak lingkungan.

“Yang jelas dulu jalan ini (Gondang-Jambeyan) bagus dan udara sejuk. Sejak dilewati truk material sehari hampir 100-an truk, jalanan jadi rusak. Debu-debu beterbangan dan mengganggu. Apalagi kalau naik motor di belakang truk material, sekarang ngeri,” paparnya.

Ia mengaku, warga tak berharap banyak pada pemerintah. Terkait desakan perbaikan jalan, menurutnya diserahkan kepada nurani pejabat yang menangani saja. # Wardoyo

SEMPROT JALAN—Ratusan warga Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Sragen menggelar aksi massal menyemprot jalan untuk menghalau debu sebagai bentuk sindiran terhadap kondisi jalan Gondang-Jambeyan yang rusak parah, Minggu (27/8).