JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Diduga Cabuli Empat Siswanya, Guru Berstatus PNS di Karanganyar Ini Terancam Dipecat

Diduga Cabuli Empat Siswanya, Guru Berstatus PNS di Karanganyar Ini Terancam Dipecat

92
BAGIKAN
ilustrasi pencabulan. Foto : Dok

KARANGANYAR—Aksi pencabulan yang dilakukan guru PNS di sebuah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah Karanganyar berinisial AS (47) terhadap empat siswinya, bakal berujung sanksi ganda terhadap pelaku sekaligus wali kelas itu.

Tidak hanya sanksi berat pidana, yang bersangkutan juga di ambang sanksi berat disiplin sebagai PNS dengan ancaman pemecatan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Karanganyar, Mustain, Senin (14/8/2017). Ia mengatakan, sangat prihatin dengan tindakan AS yang tega mencabuli empat anak didiknya tersebut.

Karenanya, sebagai bentuk sanksi pihaknya sudah menonaktifkan yang bersangkutan dari tugasnya sejak hari penangkapan oleh polisi, Jumat (11/8/2017).

Langkah itu diambil agar memberikan kesempatan bagi AS untuk bisa konsentrasi mengikuti proses hukum yang dijalaninya. Tidak hanya nonaktif, menurutnya, perbuatan yang sudah mencoreng dunia pendidik, nantinya bisa berimbas sanksi disiplin dengan kategori terberat pemecatan.

“Sejak hari itu (ditangkap), yang bersangkutan langsung dibebastugaskan dari madrasah. Karena kasusnya sudah ditangani kepolisian, kita menghormati proses yang sedang berjalan. Kemenag seiring dan sebangun bagaimana nanti putusan hukumnya,” jelasnya.

Jika sudah ada putusan hukum, nantinya guru asal Kerjo, Karanganyar itu baru akan diproses sanksi disiplin sebagai ASN atau PNS.

Berdasarkan UU ASN dan Disiplin PNS, yang mengatur perihal pelanggaran PNS, maka sanksinya bisa mulai teguran lisan hingga paling berat diberhentikan tidak dengan hormat atau dipecat. “Tinggal melihat putusan hukumnya bagaimana nanti,” tukas Mustain.