JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo DKK Solo Berkomitmen Berantas Tuberkulosis

DKK Solo Berkomitmen Berantas Tuberkulosis

15
BAGIKAN
Dok Bagian Humas dan Protokol Pemkot Surakarta
SOSIALISASI— Pemkot Surakarta menggelar sosialisasi Peraturan Walikota (Perwali) No 12 Tahun 2017 tentang rencana aksi daerah penanggulangan TB tahun 2016-2021 belum lama ini.

SOLO – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta berkomitmen dalam menanggulangi penyakit Tuberkulosis (TB). Komitmen ini diwujudkan dalam Peraturan Walikota (Perwali) No 12 Tahun 2017 tentang rencana aksi daerah penanggulangan TB tahun 2016-2021.

Langkah ini dinilai penting lantaran penyakit TB tersebut cukup berbahaya dan bisa menular jika tidak segera ditangani. “Kita berkomitmen untuk menanggulangi penyakit TB,” ujar Sekretaris DKK Surakarta, Purwanti kemarin.

Dalam penanggulangan ini, DKK akan melibatkan stakeholder yang ada untuk mempercepat penanganannya. Dalam Perwali tersebut sudah dibagi berbagai peran dan strategi penanggulangan TB. “Jadi kita melibatkan stakeholder biar lebih efektif dalam penanganan. Adanya Perwali ini menjadi legal hukum dan mendukung penanggulangan TB. Pastinya harus dijalankan dan Perwali ini akan terus kita sosialisasikan ke elemen masyarakat,” kata dia.

Diutarakan Purwanti sampai saat ini memang layanan penyakit TB masih banyak dilakukan Puskesmas untuk tingkat pertama sedangkan dokter praktik mandiri atau klinik yang belum sepenuhnya. “Jadi penguatan akses layanan harus dioptimalkan dan penanganan bisa dilakukan setiap saat. Dokter praktik nanti bisa melaporkan jika ada yang terjangkit. Nanti akan bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk memudahkan informasi,” ungkapnya.

Lanjut dia, sampai saat ini baru sekitar 30 persen yang ditemukan dari 1.600 orang yang harus ditangani. Makanya dengan adanya Perwali dan keikutsertaaan stakeholder diharapkan bisa menemukan 70 persennya. “Ini menjadi pekerjaan rumah buat kita untuk bergerak cepat dalam penanganan penyakit TB,” paparnya.

Sementara itu Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengatakan dengan adanya Perwali diharapkan segera diikuti rencana aksi kegiatan. “TB itu tidak hanya muncul pada hari ini, namun juga tahun-tahun mendatang,” imbuhnya. Ditambahkan,  penanggulangan TB ini merupakan pekerjaan wajib yang harus dilakukan setiap saat. Segenap OPD, swasta maupun masyarakat bisa bersama-sama dalam penanggulangan TB.

#Ari Welianto