JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Dua Kasie Disperindag Sragen Saling Baku Hantam, Satu Masuk RSUD

Dua Kasie Disperindag Sragen Saling Baku Hantam, Satu Masuk RSUD

1839
BAGIKAN
Kondisi Kasie di Dinas Perdagangan Sragen, JS, saat dirawat di RSUD Sragen, Jumat ( 11/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN—Dua orang PNS di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen, masing-masing berinisial JS dan JP, terlibat baku hantam.

Ironisnya, akibat aksi pemukulan itu, JS yang menjabat sebagai Kasie Pembinaan Perdagangan mengalami luka lebam dan dirawat di RSUD Sragen.

Informasi yang dihimpun Joglosemar, aksi pemukulan antarrekan sejawat itu ternyata terjadi pada Kamis (10/8/2017) sore lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Kala itu, keduanya masih sama-sama mengenakan pakaian dinas.

Aksi pemukulan terjadi di sebuah warung bakso di sebelah utara Kantor Bidang Metrologi Disperindag yang berlokasi di kantor Disperindag lama di Terminal Lama, Sragen.

Menurut sejumlah saksi mata, siang itu JS kebetulan tengah makan bakso di warung tersebut. Tak lama berselang, JP sudah berada di luar warung itu.

Selesai makan bakso, JS keluar dan tiba-tiba langsung terjadi pemukulan bertubi-tubi oleh JP. Tidak ada yang tahu pasti penyebab aksi baku hantam yang melibatkan kedua abdi negara satu instansi tersebut.

Yang jelas, akibat kejadian tersebut, wajah dari JS yang terkena tonjokan berulang-ulang mengalami luka lebam dan memar. Korban akhirnya dilarikan ke RSUD Sragen untuk mendapatkan perawatan intensif. Korban juga langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Sragen.

“Iya memang benar ada insiden itu. Soal pemicunya kami tidak tahu pasti. Wong sebenarnya dua-duanya teman satu kantor. Mungkin ada masalah pribadi atau apa, kami nggak tahu. Yang jelas tidak ada kaitannya dengan urusan kantor,” kata Kepala Disperindag Sragen, Untung Sugihartono melalui Sekdin, Tri Saksono, Jumat (11/8/2017).

Tri menguraikan, atas kejadian itu kemarin pimpinannya didampingi pejabat Korpri sudah mengklarifikasi keduanya. Dari pembicaraan mereka, sudah ada isyarat untuk meminta maaf dan diselesaikan damai.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sragen, Sarwaka mengaku belum mendengar informasi perihal insiden baku hantam kedua PNS di Disperindag tersebut. “Coba kami tak cari informasi dulu Mas,” tukasnya.

Sementara, Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Sragen Kota AKP Suseno membenarkan adanya kejadian itu. “Laporannya langsung ke Polres Mas, kami enggak menangani ya,” tukasnya.

Wardoyo