JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Gapensi Bantu Rp 200 Juta untuk Rumah Tak Layak Huni di Solo

Gapensi Bantu Rp 200 Juta untuk Rumah Tak Layak Huni di Solo

24
BAGIKAN
Ilustrasi. Foto : Calvary.edu

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mendapatan bantuan dana corporate social responsibility (CSR) dari Gabungan Pelaksana Kontruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Surakarta dan Masyarakat Jasa Konstruksi (MJK) sebesar Rp 200 juta, Senin (15/8/2017). Bantuan tersebut akan dipakai untuk program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Bantuan CSR ini untuk program RTLH di Kota Solo,” ujart Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan usai menerima dana dari Gapensi di Balaikota Surakarta, Selasa (15/8).

Walikota mengatakan bantuan dana membantu Pemkot Surakarta dalam upaya memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat.

“Dengan ini maka akan tercipta lingkungan rumah yang sehat dan nyaman bagi masyarakat. Ini juga untuk meningkatkan kepedulian perusahaan lewat CSR,” katanya.

Sejak setahun terakhir, beberapa perusahaan telah mengucurkan dana untuk bantuan serupa, seperti perbaikan 10 rumah dari Asosiasi Aspal Beton, anggaran Rp 1,5 miliar dari Bank Jateng untuk memperbaiki 100 rumah, Gapensi dan MJK senilai Rp 200 juta dan Komunitas Solo Bersama Selamanya (SBS) senilai Rp 150 juta.

“Ini jelas sangat membantu masyarakat. Di Solo masih banyak RTLH dan akan terus kita bantu,” ungkapnya.

Lanjut dia, bantuan yang diberikan Gapensi dan MJK nantinya tidak hanya untuk memperbaiki bangunan rumah saja tapi juga membenahi lingkungan permukiman, seperti membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. Dalem pengerjaanya akan melibatkan TNI, Satinmas dan masyarakat sekitar.

“Adanya ini juga untuk mendukung program pengentasan kemiskinan. Itu tidak hanya diukur dari pendapatan perkapita tapi juga ketersediaan akses warga dengan lingkungan sehat,” sambungnya.

Sementara itu Sekretaris Gapensi Solo, Rudi Jauhari mengatakan jika bantuan dana untuk RTLH guna memantik kepedulian organisasi profesional lain agar tergerak untuk membantu persoalan di masyarakat.

“Kami berharap agar penataan RTLH di Solo bisa menjadi percontohan bagi program serupa di Provinsi Jateng,” pungkasnya.

#Ari Welianto