JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Gas Meledak Saat Hidupkan Diesel Irigasi, Petani Asal Sidoharjo Tewas Terbakar di...

Gas Meledak Saat Hidupkan Diesel Irigasi, Petani Asal Sidoharjo Tewas Terbakar di Dalam Sumur

2131
BAGIKAN
Ilustrasi Grafis. Foto : Wardoyo

SRAGEN — Musim kemarau panjang kembali merenggut korban nyawa di wilayah Sragen. Seorang petani asal Dukuh Tenggak RT 14, Desa Tenggak, Kecamatan Sidoharjo, Giman (43), terpaksa merelakan nyawanya saat berjuang mengairi padinya dengan mesin pompa diesel dari sumur yang ada di sawahnya.

Korban meregang nyawa setelah tabung gas elpiji 3 kg yang dijadikan bahan bakar mesin dieselnya meledak saat hendak dinyalakan.

Tragisnya, mesin diesel diletakkan di dalam sumur sawah yang dikeruk dengan kedalaman hampir 3 meter, sehingga korban terjebak di dalam.

Meski sempat dilarikan dan dirawat ke RSUD Sragen, petani malang itu akhirnya tak terselamatkan. Kondisi luka bakar yang hampir di sekujur tubuhnya membuat korban mengembuskan napas terakhir saat dirujuk ke RS Sardjito Yogyakarta.

Informasi yang dihimpun Joglosemar, tragedi sumur dan gas maut tersebut terjadi dua hari lalu pukul 16.30 WIB. Sore itu korban diketahui hendak mengairi padinya di sawah yang berjarak beberapa meter dari permukiman.

Seperti kebiasaan petani wilayah sekitar, mesin diesel dipasang dengan bahan bakar gas elpiji dan ditaruh di dalam sumur yang diperdalam.

Sore itu korban memasang diesel di kedalaman sekitar 4 meter dan kemudian menghidupkannya dengan bahan bakar gas elpiji. Nahas, saat mesin dihidupkan diduga gas bocor, sehingga memantik letupan hebat.

Ledakan gas berubah menjadi kobaran api. Karena posisi mesin dan korban berada di dalam sumur, sehingga insiden itu tak terlihat oleh sekitarnya.

Api dengan cepat membakar mesin dan tubuh korban. Karena sumur cukup dalam dan sempit, korban akhirnya terjebak dan terpanggang di dalam sumur.