JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Gebyar Ikan Menuju SIPA Bahari 2017, Puluhan Anak Lahap Makan Ikan di...

Gebyar Ikan Menuju SIPA Bahari 2017, Puluhan Anak Lahap Makan Ikan di Tepi Bengawan

55
BAGIKAN
Joglosemar | Arief Setiyanto
MAKAN IKAN—Anak-anak tengah menyantap menu ikan dalam acara Gebyar Ikan, Minggu (27/8)

SOLO – Menu nasi ikan bakar beralaskan daun pisang ludes disantap puluhan anak dalam gelaran Gebyar Ikan yang diselenggarakan Solo Internasional Performing Art (Sipa) Community, Minggu (27/8).

Acara dikemas apik. Sebelum melahap olahan ikan bakar, digelar lomba menangkap ikan. Hiburan pantomim juga disuguhkan mampu memcah gelak tawa puluhan bocah.

Humas Sipa Community 2017,Kholifia Risaini Jannah mengatakan, Genyar Ikan merupakan salah satu kegiatan dalam rangka menyambut festival SIPA yang akan digelar tiga hari pada 7 hingga 9 September di Benteng Vastenburg. “Gebyar Ikan ini merupakan rangkaian kegiatan jelang penyelenggaraan SIPA 2017 dengan tema Bahari Kencana Maesteo Karya,” ujarnya

Tema ini sengaja diangkat dengan pesan untuk membagi informasi kepada masyarakat mengenai arti penting bahari bagi kehidupan manusia. Gebyar Ikan yang turut menjadi rangkaian acara SIPA 2017 bertujuan mengkampanyekan pentingnya konsumsi ikan sejak usia dini.

“Olah karena itu acara ini sengaja diselenggarakan di urban forest Pucangsawit karena tepat berada di tepian Bengawan Solo, yang menjadi representasi pelestarian air dan lingkungan,” imbuhnya

Sementara itu, Direktur SIPA Community, Ira Kusumorastri mengatakan, berbeda dengan tahun sebelumnya penyelenggaraan SIPA 2017 membawa pesan pelestarian lingkungan hidup dengan tema Bahari Kencana Maestro Karya. Tema ini menekankan pada gerakan menjaga, merawat dan mencintai kekayaan bahari yang kita miliki. Sebab lautan banyak memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, termasuk di Indonesia. “Solo memang tidak punya laut, tapi kita Solo dilintasi banyak sungai dan juga bengawan yang harus kita jaga kelestariannya,” ujar Ira

Tahun ini SIPA menghadirkan penari sekaligus koreografer Eko Supriyanto atau lebih dikenal Eko Pece sebagai maskot. “SIPA selalu berusaha mengundang maskot para seniman berbakat yang telah mendunia. Ini bentuk penghargaan kami atas karya dan dedikasi mereka,” pungkasnya

#Arief Setiyanto