JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Gempar Mayat Petani Ditemukan di Sungai Mungkung, Sidoharjo. Padahal Pamitnya...

Gempar Mayat Petani Ditemukan di Sungai Mungkung, Sidoharjo. Padahal Pamitnya ke Sawah

433
Tim Polsek saat menyerahkan jasad petani yang ditemukan tewas di sungai Mungkung, Sidoharjo, Jumat (11/8/2017). Joglosemar/wardoyo

SRAGEN– Warga Desa Jurangjero digemparkan dengan temuan mayat seorang petani setempat, Paijo (50),Jumat (11/8/2017) pagi. Pria asal Dukuh Purworejo RT 11/3, Desa Jurangjero, Karangmalang itu ditemukan tak bernyawa di Sungai Mungkung, Sidoharjo, pukul 09.00 WIB.

Informasi yang dihimpun di lapangan, penemuan pria yang berprofesi sebagai petani itu bermula ketika pagi kemarin, korban pamit ke sawah. Korban berangkat ke sawah dengan mengendarai sekitar pukul 06.00 WIB.

Biasanya, korban pulang kembali ke rumah pukul 08.00 WIB. Namun hingga pukul 08.00 WIB, korban tak kunjung kembali. Sempat beredar kabar diduga menjadi korban pembunuhan.

Hal itu membuat istrinya, Wartini (65) cemas. Ia berinisiatif menyusul ke sawah. Namun saat dicari di sawah ternyata tidak ada. Ia makin curiga ketika mendapati tinggal sepeda motor dan kuncinya saja tertinggal di dekat sawah.

Kemudian Wartini menyampaikan kepada warga setempat. Lalu warga secara bersama-sama mencari ke dalam sungai, dan ditemukan korban di dalam air.

Korban sudah dalam kondisi lemas namun nadinya masih ada. Selanjutnya warga berusaha mencari kendaraan untuk evakuasi ke Puskesmas. Malang tak dapat ditolak, pukul 09.00 ketika mobilnya datang ternyata korban sudah meninggal dunia.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Karangmalang AKP Agus Irianto menyampaikan korban diduga terpeleset saat hendak BAB. Pasalnya lokasi kejadian cukup licin karena banyaknya lumut.

“Saat di lokasi, kondisinya curam dan licin, tidak ada unsur kesengajaan,” tuturnya.

Dia menyampaikan saat evakuasi hanya melibatkan warga sekitarnya. Jenazah setelah divisum langsung diantar ke rumah duka untuk dimakamkan. Ia menyampaikan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. (Wardoyo)

BAGIKAN