JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Histeris Penghuni Panti Tawangmangu Temukan Ada Siswa Tewas di Kamar

Histeris Penghuni Panti Tawangmangu Temukan Ada Siswa Tewas di Kamar

4579
BAGIKAN
Ilustrasi olah TKP jasad meninggal

KARANGANYAR– Warga penghuni panti pelayanan sosial anak (PPSA) Kecamatan Tawangmangu yang berlokasi di Tawangmangu, digemparkan
dengan temuan seorang pelajar penghuni panti, yang tewas di dalam kamarnya. Korban yang diketahui bernama Rafikul Ahyar (16) itu ditemukan tewas dalam kondisi badan dingin di tempat tidurnya.

Hingga kini belum diketahui penyebab pasti kematian pelajar penghuni panti asal Dukuh Gentan RT 1/1, Kerjo, Karanganyar itu. Namun, pihak kepolisian meyakinkan tidak ada indikasi kejanggalan atau kekerasan di tubuh korban.

Informasi yang dihimpun di Mapolres menyebutkan, korban ditemukan sekira pukul 06.00 WIB oleh teman sekamarnya, Hidayat Nur Afandai (15), pelajar asal Jonggrangan RT 22, Sidoharjo, Sragen. Berdasarkan keterangan saksi kepada Polsek setempat, pagi itu dirinya bangun tidur sekira pukul 06.00 WIB.

Saat bangun ia kemudian melihat korban yang dalam kondisi juga belum bangun. Melihat teman sekamarnya masih terpejam, saksi berinisiatif membangunkan. Namun saat dibangunkan, korban sudah tidak bergerak dan bernafas. Kondisi tubuhnya dalam keadaan dingin.

Mendapati hal itu ia langsung histeris dsn melaporkan kepada petugas panti yang sedang piket, Haryanto (49). Usai menerima laporan, Haryanto langsung mengecek kondisi korban di kamarnya dan memastikan bahwa korban sudah meninggal dunia. Temuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Tawangmangu yang ditindaklanjuti dengan menerjunkan tim melakukan pengecekan dan olah TKP.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak melalui Kapolsek Tawangmangu, AKP RIyanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya dari hasil pengecekan dan olah TKP, memang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban.

“Tidak ada kejanggalan atau tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan. Tadi pihak keluarga juga sudah datang dan bisa menerima. Orangtuanya juga baik dan tadi jenasah korban langsung diambil keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya. Wardoyo