JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Ini Semangat Juang Penderita Kanker Payudara yang Patut Diapresiasi

    Ini Semangat Juang Penderita Kanker Payudara yang Patut Diapresiasi

    61
    BAGIKAN
    Joglosemar | Kukuh Subekti

    Pengantar

    Berjuang melawan penyakit bukan perkara mudah. Dibutuhkan semangat baik dari diri sendiri maupun lingkungan. Sebagaimana dikisahkan anggota komunitas Lovely Pink Solo yang berjuang melawan kanker payudara.

    ———————-

    Kukuh Subekti  

    ———————–

    September 2015 silam adalah bulan terberat bagi Dyah Retno Sulastri. Ya dia divonis dokter menderita kanker payudara. Puncak kesedihan setelah dia memeriksakan dirinya ke dokter dan dinyatakan ganas, dunia seakan runtuh seketika.

    Air mata pun tak bisa keluar karena peristiwa ini sangat mengguncang jiwanya, namun berkat dukungan sang suami dan keluarga tercinta dia ikhlas menerima kenyataan pahit ini. Dyah mengisahkan pertama kali dia mengetahui jika dirinya memiliki kanker ketika melakukan PerikSA PayuDAra SendiRI (SADARI).

    Setelah menjalani operasi, kemoterapi selama delapan kali hingga terapi radiasi 33 kali dia pun berhasil sehat. Meskipun kesehatannya tak seprima dahulu, dia pun ingin tetap memberi makna buat sesamanya, terutama kaum hawa.

    Sejak April 2016 Dyah resmi bergabung dan mendirikan komunitas Lovely Pink Solo (LPS). Sebuah komunitas yang semua anggotanya adalah penderita kanker baik yang sudah dinyatakan sembuh maupun sedang berjuang demi kesembuhannya. “Alhamdulillah kami sudah melakukan sosialisasi ke kelompok ibu-ibu PKK di semua kelurahan se-Surakarta dan Dharma Wanita Balaikota Surakarta,” ujar Dyah kepada Joglosemar, Minggu (13/8/2017).