JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Sragen Berduka, Dokter Religius dan Bersahaja, Farid Anshori Tutup Usia. Meninggal Tepat...

Sragen Berduka, Dokter Religius dan Bersahaja, Farid Anshori Tutup Usia. Meninggal Tepat saat Detik-Detik Pembacaan Proklamasi

1802
BAGIKAN
dr farid Asnhori/ Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Salah satu pejabat eselon II sekaligus dokter senior di Kabupaten Sragen, dr Farid Anshori, meninggal dunia akibat didera gagal ginjal, Kamis (17/8/2017) pagi di RSUD Sragen. Staff Ahli Bupati Sragen yang lama menjabat Direktur RSUD Sragen dan Kepala Dinas kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen itu meninggal dalam usia 59 tahun.

Pejabat yang dikenal bersahaja itu mengembuskan nafas terakhirnya pukul 10.10 WIB di RSUD Sragen. Menariknya, suami dari Kabid Pelayanan RSUD, Sri HErawati itu meninggal tepat bersamaan dengan momentum pembacaan detik-detik proklamasi yang mengiringi upacara peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI yang digeral serentak kemarin.

Kabar duka itu disampaikan oleh Kabag Umum Setda Sragen, Suparwoto. Ia menuturkan almarhum meninggal tepat pukul 10.10 WIB bersamaan digelarnya upacara peringatan HUT RI di Stadion Taruna. Yang bersangkutan terakhir kali menjabat Staff Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

“Tadi kami dikabari bahwa beliau meninggal di RSUD Sragen. Karena gagal ginjal. Selama ini beliau juga sudah lama mendapat perawatan dan cuci darah,” paparnya kemarin.

Ia menjelaskan dokter kelahiran Surakarta 26 Agustus 1958, itu dimakamkan di Pemakaman Pracimoloyo, Makam Haji pada pukul 17.00 WIB. Jenasah diberangkatkan dari rumah duka di Dukuh Mangir RT 1/3, Blimbing, Sambirejo pukul 15.15 WIB.

Kepergian dokter Farid merupakan kehilangan besar bagi Kabupaten Sragen mengingat yang bersangkutan dikenal mumpuni baik dalam memimpin RSUD maupun DKK. Kiprahnya harus berakhir setelah didera gagal ginjal sehingga kemudian terpaksa diistirahatkan di Bagian Staff Ahli.

Kepergiannya juga menambah panjang daftar pejabat eselon II yang tutup usia dalam kurun dua tahun terakhir. Sebelumnya tercatat ada Wangsit Sukono, Kepala Kesbangpolinmas dan Agus Purwanto, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) yang meninggal akibat serangan stroke dan jantung.

Selamat jalan dokter Farid.. (Wardoyo)