JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Istri Terduga Teroris Karangpandan, Karanganyar Pernah Menolak Ditanya Identitas oleh Kadus

Istri Terduga Teroris Karangpandan, Karanganyar Pernah Menolak Ditanya Identitas oleh Kadus

518
BAGIKAN
Tim Densus 88 Antiteror saat melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris di Karangpandan, Karanganyar, Selasa (15/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

KARANGANYAR– Penangkapan terhadap Achmad Romadlon Deny, yang diduga terlibat jaringan teroris, juga membuka tabir tentang keseharian tersangka yang di mata warga yang seolah menyimpan misteri. Termasuk sikap istrinya yang mendadak mengalami perubahan setelah ditanya identitas oleh perangkat desa setempat.

Kepala Dusun (Kadus) Dusun Etan Karang, Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, Tarjo, mengungkapkan, Achmad merupakan sosok yang tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga sekitar tempat tinggalnya.

Berbeda dengan isterinya, Narsih yang aktif bergaul. Namun ketika dirinya meminta identitas, pasangan ini tidak memberikan. Dan sejak saat itu, mereka tidak pernah bergaul dengan masyarakat.

“Kalau Achmad tertutup dan jarang bergaul. Kalau isterinya sempat aktif, namun sejak saya minta identitas, mereka tidak memberikan dan sejak saat itu, pasangan ini tidak mau bergaul lagi dengan masyarakat,” terangnya.

Kepala Desa Karang, Dwi Purwoto, mengatakan Achmad dan keluarganya merupakan pendatang. Achmad diketahui merupakan kelahiran Cirebon, sedangkan isterinya yang bernama Narsih, merupakan warga Kecamatan Ngargoyoso. Pasangan ini dikarunia satu orang anak yang masih berusia 3 tahun.

“Rumah yang ditempati keluarga ini, merupakan rumah milik keluarga isteri Achmad.Memang mereka tinggal di wilayah kami sejak tahun 2014 lalu,” kata Dwi.

Seperti diberitakan, Achmad Romadlan Deny (33) warga Dukuh Segodo, RT 01/ 02 Dusun Karang Etan, Desa Karang, Kecamatan Karangpandan ditangkap oleh tim Densus 88 pada Senin (14/8/2017) petang. Achmad diamankan Senin (14/8) petang usai sholat Maghrib di masjid AT Taqwa, sekitar 100 meter dari tempat tinggalnya.

Penangkapan berlangsung mendadak sehingga sempat mengejutkan warga sekitar dan membuat gempar warga. Wardoyo