JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Juliyatmono Minta UMKM Perbaiki Manajemen dan Kemasan Produk Untuk Tingkatkan Daya Tarik

Juliyatmono Minta UMKM Perbaiki Manajemen dan Kemasan Produk Untuk Tingkatkan Daya Tarik

34
BAGIKAN
Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat menandatangani prasasti peresmian STA Mbangung Makutoromo, Jumat (3/1) malam. Foto : Dok

KARANGANYAR—Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Karanganyar utamanya di Kecamatan Ngargoyoso diimbau bisa lebih memperbaiki manajemen dan kemasan produk agar meningkatkan daya tarik produk.

Lokasi Ngargoyoso yang banyak menjadi persinggahan dan dikunjungi wisatawan dinilai menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak omzet dan prospek produk UMKM tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberi sambutan pada acara Festival UMKM dan Pembagian Sembako Bagi Anggota SPKP Gebyar Sewindu UPK Kecamatan Ngargoyoso, Selasa (22/8/2017).

Ia mengatakan, Ngargoyoso memiliki letak strategis karena merupakan kawasan wisata alam yang sudah banyak pengunjungnya.

Bahkan pada akhir pekan dan hari libur terkadang terjadi kemacetan. Menurut Yuli, potensi ini diharapkan bisa dimanfaatkan sebagai peluang untuk memajukan UMKM yang ada di sekitarnya.

“Tadi saya sudah keliling di stan-stan pameran UMKM. Dari hasil perbincangan, sebaiknya perbaiki manajemen agar lebih baik lagi, lebih modern. Jangan yang tradisional,” katanya.

Ia juga menjelaskan, daerah Ngargoyoso yang banyak tempat wisata dan sering dikunjungi wisatawan, memerlukan tempat-tempat untuk beristirahat, walaupun hanya sebentar.

Ia berpesan agar pengemasan produk bisa dibuat lebih menarik, tempat juga dijaga kebersihannya, dan pelayanan yang baik pula. “Harus berpikir bagaimana caranya agar jualan laris manis,” lanjutnya.

Sementara, Ketua panitia, Tri Harjono mengatakan, di festival UMKM itu terdapat 30 peserta yang berasal dari daerah setempat.

“Festival UMKM ini untuk meningkatkan pendapatan dan promosi produk yang ada di Kecamatan Ngargoyoso, serta menunjang industri pariwisata,” katanya.

Wardoyo