JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Kado HUT Kemerdekaan RI, Polres Sragen Sita 44.000 Pil Koplo dan 328...

Kado HUT Kemerdekaan RI, Polres Sragen Sita 44.000 Pil Koplo dan 328 Liter Miras

733
BAGIKAN

RIBUAN KOPLO DAN MIRAS- Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman didampingi unsure Forkompida saat menggelar rilis pers penyitaan puluhan ribu pil koplo dan miras di Mapolres, Selasa (15/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Sedikitnya 44.000 butir pil koplo berhasil diamankan dalam operasi yang digelar oleh jajaran Polsek dan Tim Satres Narkoba Polres Sragen. Tidak hanya itu, sebanyak 238 liter minuman keras berbagai jenis juga disita dalam kurun beberapa waktu terakhir.

Hal itu terungkap saat digelar ungkap keberhasilan operasi peredaran obat terlarang dan minuman keras yang dipimpin Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman di Mapolres Sragen, Selasa (15/8/2017). Kapolres mengungkapkan dari hasil penertiban di sejumlah kios dan warung di beberapa wilayah, total diamankan sebanyak 328 liter minuman keras jenis ciu maupun miras oplosan.

Selain itu, tim juga menyita 44.000 butir pil koplo jenis Tramadol dan Trihexyphenidil dari dua tersangka asal Karangmalang dan Prisyanto alias Kempros asal Plempeng, Mojorejo, serta dari Sarjito alias Sarju (31) warga Newung, Sribit, Sidoharjo, Sragen. Juga diamankan barang bukti berupa ganja, dan sejumlah paket sabu-sabu yang diamankan dari beberapa tersangka.

“Yang agak signifikan adalah penyitaan obat daftar G jenis Tramadol dan Trihex yang mencapai 44.000 butir. Ini sangat berbahaya karena kalau dikonsumsi tanpa resep dokter bisa berpengaruh pada sifat ketergantungan. Ini sebagai wujud komitmen kami memberantas peredaran Miras dan obat terlarang di Sragen. Sekaligus kado istimewa untuk HUT Kemerdekaan RI,” papar Kapolres.

Sementara untuk miras, pihaknya memang tidak akan mentolerir kepada masyarakat yang masih nekat mengedarkan miras. Tindakan tegas, berupa penerapan pasal undang-undang kesehatan akan diterapkan kepada penjual miras agar memberi efek jera sehingga mereka bisa berhenti dari menjual miras.

Dalam rilis kemarin, Polres juga menghadirkan Kajari Herrus Batubara, Ketua PN, Danyon, Dansub Denpom dan perwakilan instansi terkait. Kapolres menyampaikan kehadiran mereka sengaja dilibatkan sebagai bagian dari elemen Criminal Justice System (CJS) yang selama ini sudah bersinergi dan bersama-sama menjalankan penegakan hukum di Sragen.

Kajari Herrus Batubara menapresiasi kinerja Polres dalam menyita miras dan puluhan ribu pil koplo itu. Menurutnya hal itu luar biasa sekaligus kado istimewa di hari kemerdekaan RI 17 Agustus 2017.

Ia juga menaruh atensi besar terhadap penyitaan 44.000 butir pil koplo. Pasalnya barang haram itu selama ini diketahui banyak dikonsumsi anak-anak muda sehingga dengan keberhasilan itu setidaknya bisa menyelamatkan anak muda Sragen dari bahaya pil koplo.

“Saya enggak bisa bayangkan obat segini banyaknya kalau sampai merasuki anak-anak muda Sragen. Itulah kenapa saya bilang Polres Sragen luar biasa. Karena sangat susah melarang kalau sudah ketergantungan,” tandasnya. (Wardoyo)