JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Kasus Dugaan Pencabulan Empat Siswi di Karanganyar, Sudah 17 Saksi Diperiksa

Kasus Dugaan Pencabulan Empat Siswi di Karanganyar, Sudah 17 Saksi Diperiksa

315
BAGIKAN
Ilustrasi. Foto : Dok

KARANGANYAR—Tim penyidik Satreskrim Polres Karanganyar menyatakan sudah memeriksa 17 saksi dalam kasus dugaan pelecehan seksual oleh guru MI di Kabupaten Karanganyar berinisial AS (47) terhadap empat siswinya.

Tidak hanya itu, tim juga sudah menyita meja dan kursi guru tempat di mana sang guru itu mencabuli empat siswi selama berulang kali sebelum perbuatannya terbongkar akhir pekan lalu.

Penegasan itu disampaikan oleh Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, Senin (14/8/2017). Ia mengatakan, dari 17 saksi itu empat di antaraya merupakan korban, orangtua mereka, dan rekan sekelas korban.

Selain 17 orang itu, tim penyidik Satreskrim akan memeriksa kepala sekolah dan pengawas di sekolah tersebut. Mereka dijadwalkan akan diperiksa dalam pekan ini.

“Sudah ada 17 yang diperiksa. Dari sekolahan nanti kepala sekolah dan pengawas juga akan kami periksa. Kami lihat sejauh mana ruang pengawasan. Supaya ke depan tidak terjadi lagi kasus serupa,” ujar Kapolres.

Selain memeriksa saksi, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain. Selain pakaian yang dikenakan para korban, tim juga sudah menyita kursi dan meja yang digunakan tersangka AS.

“Kami sita di sekolah. Meja dan kursi guru. Itu tempat yang diduga digunakan oleh guru itu melakukan tindakan asusila terhadap siswi,” ungkapnya.

Kapolres kembali menyampaikan harapan dan imbauan kepada seluruh masyarakat terkait kasus dugaan pelecehan seksual itu. Ia berharap warga yang merasa pernah menjadi korban dari AS silakan melapor ke Polres Karanganyar.

Kapolres menyampaikan, KP2A Karanganyar dan tim psikologi Polres masih mendampingi anak-anak korban kasus dugaan pelecehan seksual itu.

“Psikologi korban semakin membaik. Kami terus dampingi. Kami koordinasi dengan Kemenag dan sekolah untuk memulihkan trauma psikologi,” tandasnya.

Wardoyo