JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Kompleks Benteng Vastenburg Ini Akan Disulap Jadi Kantong Parkir

Kompleks Benteng Vastenburg Ini Akan Disulap Jadi Kantong Parkir

46
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
AREA PARKIR BENTENG VASTENBURG—Warga melintas di area parkir Benteng Vastenburg, Solo, Rabu (30/8/2017). Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo telah meminta Kepala BPPKAD Solo untuk mengkomunikasikan rencana kerja sama dengan pemilik lahan Benteng Vastenburg soal pemanfaatan lahan.

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan memanfaatkan halaman Benteng Vastenburg yang dipaving untuk lahan parkir. Saat ini Pemkot tengah berkomunikasi dengan pemilik lahan untuk bekerjasama mengenai pemanfaatan halaman Benteng Vastenburg.

“Itu sudah kita bicarakan dengan pemilik halaman depan Benteng Vastenburg. Beberapa hari ke depan sudah final dan bisa segera untuk pemanfaatannya,” terang Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Surakarta, Yosca Herman Soedrajat kepada wartawan, Rabu (30/8/2017).

Nantinya halaman Banteng Vastenburg dimanfaatkan untuk lahan parkir dan ruang terbuka bagi masyarakat. Ini sesuai kebijakan Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo. Untuk besaran parkir akan dikenakan tarif off street. Pengelolaan nanti diserahkan kepada pemilik lahan. “Istilahnya itu nanti tidak bagi hasil, tapi Pemkot hanya mengambil unsur pajaknya saja dari pemilik lahan,” kata Herman.

Lanjut dia, tarifnya nanti Rp 2.000 dan berlaku kelipatan satu berikutnya. Tapi karena ada kerja sama dengan Pemkot maka ada batas maksimalnya, yakni Rp 5.000. “Karena ini off street maka diserahkan pemilik tapi ada batas maksimal yang sudah ditentukan,” sambungnya.

Pemkot sendiri berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan kawasan cagar budaya peninggalan sejarah tersebut. Karena masyarakat tahunya lahan Benteng Vastenburg milik pemkot, padahal dimiliki perseorangan. “Sementara ini kita kerjasama untuk mengelola dan melestarikan kawasan cagar budaya Benteng Vastenburg sebagai ikon Kota Solo,” imbuhnya.

Sementara itu Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mebenarkan jika pemkot akan memanfaatkan lahan benteng tersebut untuk parkir dan ruang terbuka. Dijelaskan Walikota untuk pagi sampai sore hari bisa dipakai untuk parkir. Sementara untuk malam hari bisa dipakai sebagai ruang publik. Pemkot berencana memasang ring basket portable atau lampu menari. “Saya sudah minta Pak Herman untuk terus berkomunikasi dengan pemilik. Jadi bisa bermanfaat bagi masyarakat tidak mangkrak,” ungkapnya.

Ditambahkan, jika Benteng Vastenburg merupakan satu-satunya tempat terbuka dengan lahan luas di tengah kota. Rudy mengatakan Pemkot sudah punya rencana untuk mengembangkan benteng tersebut, tidak hanya di luar tapi juga bagian dalamnya. “Yang jelas ini akan  dimanfaatkan sebagai kawasan cagar budaya, seperti seni, budaya, pendidikan atau keagamaan,” pungkasnya.

#Ari Welianto