JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Krisis Air Meluas di 6 Kecamatan, PDAM Droping 55 Tangki, PMI Bantu...

Krisis Air Meluas di 6 Kecamatan, PDAM Droping 55 Tangki, PMI Bantu 280 KK

64
BAGIKAN
REBUTAN DROPING- Belasan warga di wilayah krisis air bersih di Dukuh Kowang, Ngargotirto sempat rebutan menunggu kucuran droping dari mobil tangki Poldes Sepat yang dipimpin Kadus Mulyono, Sabtu (26/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN-Krisis air bersih di wilayah kekeringan di Sragen terus meluas. Hingga pekan ini, jumlah permintaan droping air bersih sudah datang dari berbagai desa di enam kecamatan.

Meningkatnya arus permintaan droping itu diungkapkan oleh Dirut PDAM, Supardi melalui Kabag Pelayanan, Sugimin, Selasa (29/8). Ia mengatakan permintaan bantuan droping sudah berdatangan sejak setengah bulan silam. Sejauh ini, total sudah ada 55 tangki air bersih yang dikirim oleh PDAM atas permohonan dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD).

Puluhan tangki air itu sudah terdistribusikan untuk beberapa desa di enam kecamatan. Diantaranya Kecamatan Tangen di Desa Ngrombo, Katelan dan Dukuh. Lantas di Kecamatan Sumberlawang ada di Dukuh Kowang, Desa Ngargotirto, Kecamatan Mondokan di Desa Gemantar, Kecamatan Gesi, Kecamatan Jenar di Desa Banyurip dan Ngepringan, serta Kecamatan Miri.

“Kami (PDAM) sifatnya hanya eksekutor, menyalurkan berdasarkan rekomendasi dari BPBD. Karena mekanisme bantuan droping itu dari desa mengajukan lewat kecamatan ke BPBD. Nanti BPBD diteruskan ke PDAM baru kita kirim. Sudah ada 55 tangki itu termasuk dari komunitas dan pihak ketiga yang juga ikut membantu,” paparnya didampingi Kabag SDM, Handoko, Selasa (29/8/2017).

Sugimin menguraikan untuk permintaan bantuan droping memang mulai meningkat. Saat ini setiap hari hampir ada 6 sampai 7 kali penyaluran. Untuk melayani bantuan droping, PDAM sudah menyiagakan 3 armada tangki ditambah satu unit dari MI.

Ia memperkirakan, aliran permintaan droping akan terus meningkat menyusul musim kemarau yang diprediksi masih akan berlangsung satu hingga dua bulan ke depan. Untuk harga air, PDAM mematok Rp 250.000 per tangki.

Di sisi lain, Kepala Markas PMI Sragen, Dwi Purwanto menyampaikan pihaknya juga sudah merespon permintaan air bersih dari berbagai wilayah. Diantaranya dari Desa Ngrombo, Kecamatan Tangen sebanyak 280 KK yang tersebar di 7 RT. Kemudian droping juga disalurkan ke Desa Banyurip dan Ngepringan, Kecamatan Jenar.

“Bantuan kita kirim dengan tangki PMI langsung ke lokasi. Ini juga bagian dari wujud kepedulian dan responsif dari PMI menyambut permohonan bantuan dari warga di wilayah kekeringan. Semoga bisa bermanfaat,” paparnya. Wardoyo