JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Lihat Rumah dan Perhiasan 125 Gram Ludes Terbakar, 2 Warga Kalijambe Sragen...

Lihat Rumah dan Perhiasan 125 Gram Ludes Terbakar, 2 Warga Kalijambe Sragen Langsung Lemes

272
BAGIKAN
Petugas pemadam kebakaran dan BPBD saat menjinakkan sisa-sisa api yang meludeskan dua rumah warga di Karangjati, Kalijambe, Sabtu (19/8/2017).Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Kebakaran hebat terjadi di Desa Kalijambe dengan meludeskan dua rumah berikut harta bendanya. Data yang dihimpun Joglosemar, kebakaran di Kalijambe terjadi sekitar pukul 10.00 WIB meludeskan dua rumah milik Sudono (55), warga Dukuh Mlandingan RT 12/3, Desa Ngebung, dan milik Sutris (50), yang berada di sebelahnya.

Menurut keterangan warga, api berkobar pertama kali dari rumah Sudono yang diketahui merupakan pengusaha arang. Pagi itu, korban tengah memproduksi arang di rumah samping. Selesai pembakaran, seperti biasa bongkahan kayu arang yang masih membara kemudian dibongkar agar mati apinya.

Setelah dibongkar, bongkahan arang kemudian dimasukkan ke dalam karung dan ditaruh di dekat dinding rumah samping yang terbuat dari kayu. Rupanya, korban tidak mengira jika masih ada bongkahan arang yang baranya belum sepenuhnya mati.

Dalam kondisi karungan dan ditumpuk, ternyata tumpukan arang masih ada yang membara dan kemudian menyulut hawa panas. Kondisi dinding yang terbuat dari kayu dan bamboo membuat hawa panas itu berubah menjadi kobaran api.

Api dengan cepat langsung melahap rumah produksi arang dan kemudian merembet ke rumah utama milik korban. Cuaca panas serta hembusan angin membuat kobaran api makin tak terkendali. Warga yang berusaha membantu tak kuasa mengendalikan api yang terlanjur membesar.

Bahkan, setelah meludeskan rumah korban, api juga menjalar ke rumah milik Sutris yang ada di sebelahnya. Tiga mobil pemadam kebakaran yang datang harus berjibaku. Api baru bisa dipadamkan ketika kedua rumah milik keduanya ludes tak tersisa.

Kasie Trantib Kalijambe, Agus Subagyo mengungkapkan berdasarkan pendataan, kerugian akibat musibah itu mencapai Rp 300 juta. Kerugian paling besar diderita Sudono yang kehilangan rumah, sepeda motor Satria FU, uang tunai Rp 20 juta, 25 karung gabah, dua sertifikat dan
100 gram perhiasan emas milik istrinya.

Semua properti itu ludes tanpa ada yang tersisa. Sementara dari rumah Sutris, selain rumahnya yang ludes, ia juga kehilangan uang tunai Rp 1 juta, buku rekening, perhiasan emas 25 gram. Hanya dua ekor kambing dan sapi miliknya yang bisa diselamatkan.

“Kerugian total sekitar Rp 300 juta. Semua habis terbakar yang tinggal hanya pakaian yang dikenakan saja. Penyebabnya karena lalai mematikan bara arang yang langsung dikarungi. Rupanya bara itu masih berapi dan membakar rumah,” papar Agus, di sela-sela evakuasi.

Suasana haru terjadi ketika para korban tak berdaya dan syok melihat rumah berikut harta bendanya sudah hangus jadi abu. Bahkan beberapa dari kerabat juga terlihat ikut menangis merasakan musibah yang dialami kedua korban. Wardoyo