JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Mayoritas Anggota DPRD Sragen Mogok, Paripurna KUA-PPAS Buyar

    Mayoritas Anggota DPRD Sragen Mogok, Paripurna KUA-PPAS Buyar

    99
    BAGIKAN
    Ilustrasi. Foto : Dok

    SRAGEN—Sidang paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD 2017 yang digelar antara eksekutif dan DPRD di Gedung DPRD Sragen, Senin (21/8/2017) malam, urung digelar.

    Agenda awal dari rangkaian untuk membahas APBD Perubahan itu terpaksa buyar menyusul jumlah legislator yang hadir tidak memenuhi kuorum.

    Data yang dihimpun Joglosemar, dari 45 anggota DPRD yang ada, hanya 19 orang yang terlihat hadir. Meski sempat diundur hingga pukul 21.30 WIB dari jadwal semula 19.30 WIB, jumlah kehadiran DPRD tetap tak memenuhi ambang batas minimal yakni 2/3 dari jumlah anggota.

    “Iya kami juga menyayangkan jadwal yang sudah diagendakan untuk paripurna, malah nggak bisa dilaksanakan karena DPRD tidak bisa kuorum. Padahal dari eksekutif termasuk bupati sudah hadir semua,” kata Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sekaligus Sekda Sragen, Tatag Prabawanto, Selasa (22/8/2017).

    Menurutnya, kegagalan paripurna perdana KUA-PPAS itu sangat merugikan karena akan memperlambat jadwal pembahasan. Namun ia menggarisbawahi bahwa batalnya paripurna itu bukan kesalahan eksekutif lantaran draf KUA-PPAS sudah diserahkan ke DPRD.

    Kekecewaan juga dilontarkan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Saat ditemui usai meresmikan pembangunan kantor Kecamatan Karangmalang, kemarin, ia memang tak banyak berkomentar. Namun ia mengaku sudah berupaya untuk menghubungi DPRD agar datang, akan tetapi hasilnya nihil.

    “Kami berharap ini harus segera dibahas. Mestinya kegagalan tadi malam (kemarin) tidak boleh terulang. Saya sudah berusaha menghubungi teman-teman DPRD agar datang, tapi tetap saja,” ujarnya.

    Yuni mengaku sudah tiba di Gedung DPRD sekitar pukul 20.00 WIB. Tapi saat itu baru beberapa legislator yang datang. Hingga pukul 21.20 WIB belum juga bisa kuorum, sehingga akhirnya pimpinan rapat memutuskan menunda paripurna pada pukul 21.30 WIB.

    Di sisi lain, dari 26 anggota DPRD yang tidak hadir, belum diketahui alasannya. Saat beberapa mencoba dihubungi Joglosemar, mereka enggan membeberkan alasan ketidakhadirannya.

    Namun diduga para legislator masih sibuk dengan kegiatan peringatan HUT ke-72 kemerdekaan RI di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

    Wardoyo