Memilukan, Tangisan Histeris Ibu Muda Saat Temukan Suaminya Menggantung di Kandang...

Memilukan, Tangisan Histeris Ibu Muda Saat Temukan Suaminya Menggantung di Kandang Jerami

4513
Ilustrasi gantung diri

KARANGANYAR– Akhir tragis menimpa kehidupan Sarmin (48) warga Dukuh Karanglo RT 6/6, Desa Jeruksawit, Gondangrejo, Karanganyar. Pria paruh baya yang sehari-hari diketahui berprofesi sebagai buruh itu
ditemukan nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri Selasa (8/8/2017). Korban ditemukan sudah meregang nyawa dalam kondisi tergantung di blandar gubug penyimpanan jerami di belakang rumahnya.

Tragisnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh istrinya sendiri, Sarni (27). Sarni yang tak kuat melihat pemandangan suaminya nekat bunuh diri, langsung histeris hingga kemudian syok berat.

Informasi yang dihimpun di lapangan, insiden menggemparkan itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Menurut keterangan istri korban kepada petugas kepolisian, tidak ada tanda tanda keanehan atau keluhan dari suaminya sebelum kejadian.

Baca Juga :  20 Petani Tawangmangu Gelar Aksi Jalan Kaki Untuk Temui Ganjar Pranowo

Menurut saksi, sekitar pukul 03.00 WIB, dirinya melihat suaminya masih tidur di kamar bersamanya. Namun sekitar satu jam kemudian, ketika dirinya bangun untuk menjalankan salah subuh, mendadak ia kaget mendapati suaminya sudah raib dari sampingnya.

Mendapati hal itu, Sarni mulai cemas dan berusaha mencari keberadaan suaminya. Sempat beberapa saat dipanggil tanpa sahutan, ia kemudian melanjutkan pencarian ke sekitar rumah. ALangkah terkejutnya Sarni ketika mendapati suami tercintanya sudah tewas dalam kondisi menggantung di blandar kandang jerami dengan menggunakan tali senar.

Melihat pemandangan itu, Sarni langsung menangis dan histeris hingga mengundang kedatangan warga sekitar. Tak lama berselang, warga langsung berdatangan dan ada yang melaporkan ke kepolisian.

Baca Juga :  Hendak Jenguk Bapaknya, Warga Karanganyar Malah Disuguhi Kobaran Api

Tim dari Polsek Gondangrejo kemudian tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi jasad korban dan olah TKP. Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan berdasarkan hasil olah TKP dan visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban.

Korban dipastikan meninggal akibat gantung diri dengan menggunakan tali senar warna biru. Dari keterangan pihak medis, juga menunjukkan ada luka bekas jeratan tali di leher korban.

‘Karena pihak kerabat sudah menerima dan membuat surat pernyataan, jasad korban akhirnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Hasil keterangan dari saksi-saksi, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena mengalami depresi berat mengarah pada gangguan kejiwaan,” tegasnya. wardoyo

BAGIKAN