JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Museum Keris Dibuka, Ini Permintaan PKL Selter Sriwedari

Museum Keris Dibuka, Ini Permintaan PKL Selter Sriwedari

30
BAGIKAN
Joglosemar – Insan Dipo Ferdias
Museum Keris Nusantara di Jalan Bhayangkara, Sriwedari, Solo.

SOLO –  Pedagang Kaki Lima (PKL) Selter Sriwedari atau gerobak kuning mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta untuk membuka akses dari Museum Keris Nusantara.

Dengan adanya akses tersebut diharapkan bisa meningkatkan omzet pendapatan pedagang.

“Secepatnya akses dengan membongkar pagar Museum Keris Nusantara itu segera dibuka,” ujar salah satu PKL Selter Sriwedari, Agus Wiyono (32), Kamis (17/8/2017).

Pembongkaran pagar tersebut merupakan janji Pemkot kepada pedagang saat Museum Keris Nusantara sudah dibuka untuk umum.

Selama ini tidak akses karena tertutup tembok museum. Akses menuju selter harus ditempuh dengan jalan memutar, bahkan pintu gerbang Stadion Sriwedari sisi selatan juga hanya dibuka jika ada acara tertentu saja baru.

“Sejauh ini kita hanya mengandalkan masyarakat biasa, kalau dari pengunjung museum tidak. Kan tidak ada akses ke sini,” katanya.

Tidak hanya membuka akses dari Museum Keris saja, pedagang juga meminta agar lahan sekitar selter dipaving. Karena sejauh ini pedagang maupun pengunjung mengeluhkan debu yang berterbangan. Apalagi sekarang ini cuacanya cukup panas. “Ini juga janji Pemkot,” imbuhnya.

Senada juga disampaikan pedagang lain, Suranti (50). Ia meminta agar ada akses dari museum ke selter. Pembukaan Museum Keris beberapa waktu lalu belum berdampak pada kenaikan omzet pedagang.

Lanjut dia, selama ini pedagang hanya bisa menunggu. Sejak dipindah dari area City Walk Jalan Slamet Riyadi omzet pedagang turun sampai 70 persen.

“Kita hanya bisa menunggu saja. Pengunjung yang datang itu hanya beberapa saja, beda kalau dulu cukup ramai,” ungkapnya.

Sementara itu Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengatakan jika saat ini tengah mencari dana corporate social responsility (CSR) untuk mempaving halaman Selter Sriwedari. Pedagang diminta bersabar.

“Akan kita paving untuk kenyaman pedagang dan pengunjung yang menikmati kuliner disana. Promosi ke masyarakat terus kita  lakukan, optimis ke depan akan ramai,” tandasnya.

#Ari Welianto