JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Nasib 1.164 Guru PAUD Memprihatinkan

Nasib 1.164 Guru PAUD Memprihatinkan

173
BAGIKAN
Antara

KARANGANYAR– Nasib tenaga pendidik di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Karanganyar dinilai masih memprihatinkan. Tidak hanya soal honor yang di bawah layak, perhatian berupa fasilitas juga dipandang perlu diperhatikan.

Hal itu diungkapkan Bunda PAUD Karanganyar, Siti Khomsiyah saat menghadiri perayaan HUT Himpaudi ke- XII di ALun-ALun Karanganyar, Minggu (27/8). Ia mengungkapkan kebutuhan pendidikan pada anak-anak memang sangat diperlukan, untuk mengembangkan kemampuanya dimasa yang akan datang.

Karenanya untuk meningkatkan mutu pelayanan pada PAUD, perlu ditingkatkan sarana dan prasarana di antaranya, peningkatan kompetensi guru, terlebih dalam hal peningkatan kesejahteraan guru. Menurutnya, saat ini ada sekitar 1164 guru PAUD yang tersebar di seluruh Karanganyar dan dipandang sangat membutuhkan perhatian.

“Kondisi guru PAUD pada saat ini sangat memprihatinkan. Penghasilan mereka sangat minim dan jauh dari kata layak. Penghasilan itu mereka terima, dari partisipasi orang tua murid dan ini jelas jauh dari kata layak, “ paparnya.

Siti berharap Pemkab dapat memberikan perhatian lebih kepada pada guru PAUD ini.Pasalnya, menurut Siti, guru PAUD merupakan ujung tombak pendidik usia dini. Tidak hanya persoalan honor, ia menilai kebutuhan fasilitas juga menjadi hal yang perlu dipikirkan untuk mereka.

Sementara itu, bupati Karanganyar,Juliyatmono, meminta kepada guru PAUD, untuk melakukan pola asuh yang benar terhadap anak didiknya. Terkait honor serta fasilitas lain, bupati berjanji akan membantu dan dianggarkan melalui APBD.

“Lakukan pola asuh yang baik.Karena dengan pola asuh yang baik, akan menghasilkan generasi muda yang tangguh.Soal insentif dan fasilitas lain, silahkan ajukan kebutuhan masing-masing kebutuhan. Nanti akan kita bantu,” ujar bupati.  # Wardoyo