JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Nekat Jualan Miras, 4 Warung Ciu di Sragen Ini Digerebek Polisi

Nekat Jualan Miras, 4 Warung Ciu di Sragen Ini Digerebek Polisi

893
BAGIKAN
ilustrasi penggerebekan warung ciu Sragen

SRAGEN– Tiga polsek di wilayah Polres Sragen secara serentak menggelar operasi penggerebekan terhadap warung-warung yang disinyalir menjual minuman keras di wilayah masing-masing. Dari empat warung yang disasar operasi, petugas mengamankan sedikitnya 0 liter miras jenis ciu.

Tiga Polsek yang menggelar razia miras secara bersamaan itu adalah Polsek Karangmalang, Polsek Sragen dan Polsek Sumberlawang. Data yang dihimpun di Mapolres, operasi di Polsek Karangmalang digelar sekitar pukul 13.00 WIB. Selama hampir satu setengah jam, tim yang dipimpin Wakapolsek Iptu Rajiman itu menyisir warung-warung yang dicurigai menjual miras.

Hasilnya tim menggerebek warung milik Joko alias Uut (28) di wilayah Kampung Dong Gong RT 23, Kampung Plumbungan, Karangmalang. Dari lokasi ini, tim mengamankan dua botol miras jenis ciu masing-masing bervolume 1,5 liter.

Pada saat hampir bersamaan, tim Polsek Sragen Kota juga menggelar operasi serupa. Dalam operasi yang dipimpin Ka SPK itu, tim mengamankan tiga botol miras jenis ciu dari warung Suminah, warga Cantel Wetan RT 2, Kelurahan Sragen Tengah. Tiga botol yang disita itu masing-masing bervolume 1,5 liter dan 1,2 liter.

Sementara, satu Polsek terakhir yang juga menggelar operasi miras adalah Polsek Sumberlawang. Dalam operasi yang dimulai pukul 14.00 WIB, selama satu setengah jam, tim bmenggerebek dua warung milik Ny Bagiyo (50), di Dukuh Brumbung RT 10, Desa MOjopuro yang menyita satu botol berisi 1,5 liter ciu.

Selain itu, dari warung Sunardi ganden (42), di Dukuh Barong, Desa Pendem, tim mengamankan dua botol masing-masing berisi 1 liter ciu. Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kasubag HUmas AKP SAptiwi menyampaikan seluruh barang bukti mitras yang diamankan selanjutnya dibawa ke masing-masing Polres sebagai barang bukti.

Sementara, kepada pemilik warung penjualnya, diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi penjualan miras lagi. “JIka nanti masih nekat mengulangi lagi, maka akan diberikan sanksi lebih tegas. Operasi pekat dengan sasaran miras, perjudian dan prostitusi akan terus digencarkan untuk menciptakan kondusivitas wilayah,” tandasnya. (Wardoyo)