JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Nekat Pepet Gadis Cantik, 2 Pria Pemabuk Asal Sidoharjo Sragen Kecelakaan dan...

Nekat Pepet Gadis Cantik, 2 Pria Pemabuk Asal Sidoharjo Sragen Kecelakaan dan Kritis..

1963
BAGIKAN
ilustrasi kecelakaan Sragen

SRAGEN– Kelakuan dua pria paruh baya asal Dukuh Candi RT 12/3, Desa Bentak, Sidoharjo ini benar-benar keterlaluan. Betapa tidak, sudah mabuk-mabukan, keduanya juga nekat hendak kabur seusai menabrak seorang anak baru gede (ABG) bernama Heni Widyawati (17), asal Dukuh Wuwur, Gabus, Pati.

Celakanya lagi, diduga saking mabuk berat, pelaku yang mengendarai sepeda motor di depan sempat berusaha kabur seusai menabrak. Ia juga tega meninggalkan teman mabuknya yang diboncengkan, Waluyo (49), terkapar dalam kondisi kritis di jalan bersama korban yang digasak.

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan terjadi akhir pekan lalu sekira pukul 20. 30 WIB di jalan Raya Sukowati tepatnya di depan Toko Sepeda Semi Baru, Gerdu, Sragen. Malam itu Waluyo dan temannya, mengendarai sepeda motor dan melaju dari arah timur menuju Sragen Kota.

Keduanya diduga baru saja pesta miras. Saat bersamaan, Heni yang mengendarai Honda Scoopy tanpa pelat nomor itu melaju di depan mereka dalam jarak cukup dekat. Sesampai di lokasi kejadian, dua ABG tua itu berniat mendahului Heni.

Entah sengaja atau karena hilang kesadaran akibat terlalu mabuk, motor mereka terlalu mepet ke kiri dan akhirnya menggasak motor Heni. Gadis itu langsung ngglasar begitu pula motor pelaku juga terjatuh.

Akibat benturan keras, Waluyo yang membonceng, terpental ke aspal dan mengalami luka pelipis sobek, pendarahan hidung dan tidak sadarkan diri. Ia jatuh terkapar di jalan. Sedangkan Heni mengalami luka ringan dan lecet-lecet. Celakanya, teman Waluyo yang membawa motor dan tidak luka, langsung ngacir meninggalkannya sendirian.

Tak lama berselang, tim Satlantas Polres Sragen langsung melokalisir dan mengevakuasi korban. Waluyo yang kritis langsung dilarikan ke RSUD Sragen sedangkan Heni hanya mendapat perawatan jalan.

Kasatlantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti melalui Kanit Laka Iptu Sudarmaji menyampaikan saat ditemukan, pembonceng motor yang menabrak memang dalam kondisi mulut bau alkohol. Sedangkan temannya yang sempat kabur akhirnya bisa ditangkap di rumahnya.

“Awalnya memang kita temukan pembonceng yang mabuk. Dari dia kita lacak temannya ternyata masih tetangga. Padahal usianya sudah tua tapi memang hobinya pada mabuk-mabukan. Setelah kita temukan rumahnya, langsung kita periksa di Polres. Untungnya tidak ada korban meninggal,” jelasnya.

Saat ini motor pelaku maupun korban masih diamankan di Mapolres untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Wardoyo