JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Nggak Nyangka, Gadis Cantik Ini Ternyata Pengedar Esktasi. Saat DigerebeK...

Nggak Nyangka, Gadis Cantik Ini Ternyata Pengedar Esktasi. Saat DigerebeK Bawa Puluhan Butir

568
BAGIKAN
JARINGAN NUSAKAMBANGAN- Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak saat memimpin gelar ungkap keberhasilan pembongkaran sindikat peredaran sabu dan ekstasi di wilayah Soloraya yang dikendalikan oleh 3 napi di LP Nusakambangan, Selasa (15/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

KARANGANYAR– Tim Satres Narkoba Karanganyar sukses membongkar
jaringan peredaran narkoba skala besar dengan sasaran peredaran di wilayah eks Karesidenan Surakarta. Tiga pengedar atau kurir berhasil ditangkap dengan barang bukti sabu dan ekstasi yang hendak dipasok ke pelanggan mereka.

Menariknya, ketiga anggota sindikat pengedar sabu dan ekstasi itu ternyata bergerak atas kendali 3 orang napi di LP Nusakambangan, Cilacap yang diduga kuat bertindak sebagai bandar. Satu dari tiga
orang tersangka yang dibekuk itu diketahui seorang wanita muda.

Ketiga anggota sindikat itu masing masing Shodikin (42) warga Dukuh Plosorejo RT 2/7, Sempu, Andong, Boyolali, kemudian Agus Sugianto (32), warga Dukuh Debegan RT 4/2, Mojosongo, Jebres, Solo, dan Erni alias Susi (36) warga Jalan Sunan Ampel RT 3/1, Desa Karangkidul, Wonokerto, Probolinggo, Jatim.

Ketiganya dibekuk dalam sebuah penggerebekan secara beruntun di lokasi
berbeda selama kurun beberapa hari terakhir. Kapolres Karanganyar, AKBP
Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan jaringan itu terungkap pertama kali
dari tertangkapnya Shodikin di jalur lambat depan Kampus ASMI, Palur, Jaten, Karanganyar dua hari lalu.

Saat diamankan, tersangka membawa satu butir pil ekstasi dan beberapa barang bukti untuk transaksi lainnya. Dari penangkapan Shodikin mengembang ke tersangka kedua, Agus yang tak lama berselang dicokok dari persembunyiannya di kamar 204 Hotel Grand Laguna, Adicusipto Colomadu, Karanganyar masih pada hari yang sama.

Dari tangan tersangka, petugas meyita barang bukti cukup fantastis. Yakni 11 paket sabu siap edar seberat total 8,88 gram, satu bong, dua potongan sedotan, ATM BCA, dan HP.

“Dari kedua tersangka ini, kemudian kita kembangkan lagi dan akhirnya berhasil menangkap tersangka ketiga yang diketahui adalah seorang wanita muda berinisial E (Erni ) alias S. Yang bersangkutan kita amankan di jalan Adi Cusipto timur PG Colomadu, Kartasura, Sukorharjo dengan barang bukti 23 butir ekstasi dan satu paket sabu 1,06 gram
berikut satu motor Honda Beat AD 5033 OK yang digunakan sarana oleh tersangka E,” ujar Kapolres Karanganyar, AKB Ade Safri Simanjuntak saat menggelar rilis pers keberhasilan pengungkapan narkoba itu di
Mapolres, Selasa (15/8/2014).

Dari hasil penyidikan, ketiganya bertindak sebagai pengedar bahkan
mengarah ke bandar yang sengaja dipasang untuk beroperasi di wilayah eks Karesidenan Surakarta. Hal itu diperkuat dari temuan barang bukti alat timbangan digunakan dalam transaksi narkoba dari tangan tersangka wanita, Erni.

Kapolres menguraikan dari penyelidikan penangkaan ketiga tersangka ini, dieroleh fakta bahwa mereka adalah kurir atau perantara pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi yang sama-sama dikendalikan oleh tiga tersangka napi yang saat ini mendekam di LP Nusakambangan, Cilacap.

Keterlibatan tiga napi Nusakambangan itu juga diperkuat dengan adanya aktivitas komunikasi via HP antara ketiga tersangka dengan ketiga napi pengendali di Nusakambangan. Ketiga HP milik mereka juga sudah diamankan sebagai barang bukti.

“Ketiganya semua positif, dan bereran sebagai pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi yang dipasok serta dikendalikan dari napi di LP Nusakambangam,” jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, Polres akan menjerat ketiganya dengan pasal 114 ayat 1, 112 ayat 2 UU No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun hingga seumur hidup atau denda Rp 10 miliar.

Terkait fakta keterlibatan napi Nusakambangan itu, Kapolres menyampaikan pihaknya akan segera melakukan kooordinasi dengan Direktorat Narkoba Polda Jateng dan Polres Cilacap untuk
menindaklanjuti dengan mengembangkan temuan tersebut.Wardoyo